Liputan6.com, Jakarta Desakan agar Presiden Joe Biden mundur sebagai kandidat capres teredam insiden penembakan rivalnya, Donald Trump. Keduanya mendorong kampanye masing-masing dengan pesan persatuan. Tapi analis sangsi, pesan yang disampaikan keduanya punya arti yang sama. Selengkapnya dalam laporan VOA.
Advertisement