Liputan6.com, Jakarta: PT Perusahaan Listrik Negara mengurangi daya listrik terhadap konsumen masyarakat dan perusahaan. Langkah tak populer ini dilakukan akibat perbaikan dan pemeliharaan di unit-unit jaringan pembangkit listrik di Jawa dan Bali. Beberapa perusahaan diimbau menurunkan pemakaian daya listrik dengan harapan tidak terjadi pemadaman total di beberapa kawasan. Demikian dikemukakan Yuniarto Kurniawan Asisten Manajer Operasional Unit Pemeliharaan dan Perbaikan PT PLN Jakarta Raya di Jakarta, Kamis (29/5).
Yuniarto mengatakan, kemarin, genap hari kesepuluh Program Pemeliharaan dan Perbaikan di unit-unit jaringan pembangkit listrik Jawa-Bali. PLN telah memadamkan listrik sesaat di beberapa kawasan yang tersebar di beberapa daerah di seluruh Pulau Jawa dan Bali selama empat jam. Yuniarto menerangkan, rencana pemadaman di beberapa kawasan di Jakarta, Kamis malam, tidak terjadi. Sebelumnya PLN telah memberikan surat antisipasi pemadaman di beberapa kawasan permukiman dan perusahaan di antaranya Muara Karang, Tanjungpriok, dan kawasan perindustrian Pulo Gadung.
Ditambahkan Yuniarto, proses perbaikan dan pemeliharaan di unit-unit jaringan pembangkit listrik Jawa-Bali ini bakal berakhir awal Juni mendatang. Ketika ditanya tentang kerugian beberapa perusahaan akibat pengurangan daya listrik tersebut, manajeman PLN menilai hal tersebut masih dalam batas toleransi.
Sekadar mengingatkan, pemadaman listrik sering merugikan warga, seperti yang terjadi di Lampung Tengah [baca: Listrik Padam, Warga Lampung Enggan Membayar Listrik]. Kesal karena listriknya kerap byarpet sekitar 2.000 kepala keluarga warga Desa Banjar Sari, Lampung Tengah, menolak membayar listrik ke Koperasi Listrik Pedesaaan Sinar Sewo Mego.(TNA/Benny Christian)
Yuniarto mengatakan, kemarin, genap hari kesepuluh Program Pemeliharaan dan Perbaikan di unit-unit jaringan pembangkit listrik Jawa-Bali. PLN telah memadamkan listrik sesaat di beberapa kawasan yang tersebar di beberapa daerah di seluruh Pulau Jawa dan Bali selama empat jam. Yuniarto menerangkan, rencana pemadaman di beberapa kawasan di Jakarta, Kamis malam, tidak terjadi. Sebelumnya PLN telah memberikan surat antisipasi pemadaman di beberapa kawasan permukiman dan perusahaan di antaranya Muara Karang, Tanjungpriok, dan kawasan perindustrian Pulo Gadung.
Ditambahkan Yuniarto, proses perbaikan dan pemeliharaan di unit-unit jaringan pembangkit listrik Jawa-Bali ini bakal berakhir awal Juni mendatang. Ketika ditanya tentang kerugian beberapa perusahaan akibat pengurangan daya listrik tersebut, manajeman PLN menilai hal tersebut masih dalam batas toleransi.
Sekadar mengingatkan, pemadaman listrik sering merugikan warga, seperti yang terjadi di Lampung Tengah [baca: Listrik Padam, Warga Lampung Enggan Membayar Listrik]. Kesal karena listriknya kerap byarpet sekitar 2.000 kepala keluarga warga Desa Banjar Sari, Lampung Tengah, menolak membayar listrik ke Koperasi Listrik Pedesaaan Sinar Sewo Mego.(TNA/Benny Christian)