Anda yang berhasil menurunkan berat badan dengan cepat, waspadalah. Biasanya kenaikan berat badan yang berarti bakal Anda alami lagi.
Menurut Spesialis Gizi Klinik dr. Samuel Oetoro, Sp. GK, orang yang awalnya gemuk tetapi cepat menurunkan berat badan, cenderung berbahaya. "Ini semua karena faktor sisa lemak yang tersimpan," katanya kepada Liputan6.com, Selasa (2/4/2013)
Kalau Anda dasarnya kurus dan tiba-tiba mengalami kenaikkan berat badan, turunnya sangat mudah. Tidak seperti orang yang awal gemuk, dan tiba-tiba kurus, itu harus sangat hati-hati.
"Pada waktu seseorang obesitas, sel lemak yang ada pada dirinya berjumlah cukup banyak, dan besar-besar ukurannya. Itulah mengapa harus hati-hati," tambah dokter yang baru-baru ini mengeluarkan buku 'SMART EATING: 1.000 Jurus Makan Pintar & Hidup Bugar' bersama pasangan suami istri, Erwin dan Jana Parengkuan.
Dokter yang berpraktik di MRCCC Siloam Hospitals Semanggi, Jakarta Selatan ini menjelaskan bahwa pada saat seseorang menguruskan badannya, sisa lemaknya tidak pernah hilang, hanya mengerut.
"Sehingga kalau Anda makan kebanyakan, sedikit saja, bakal ngisi lagi," ujar dokter yang tampak awet muda ini.
Jika sudah seperti itu, maka yang harus dilakukan adalah mengingat tujuan awal mengapa menurunkan berat badan. Kalau alasannya untuk sehat, maka yang harus dilakukan dan selalu diingat adalah membatasi makan.
"Jangan lupa untuk olahraga. Olahraga yang pelan tapi lama," tutupnya. (Adt/Abd)
Menurut Spesialis Gizi Klinik dr. Samuel Oetoro, Sp. GK, orang yang awalnya gemuk tetapi cepat menurunkan berat badan, cenderung berbahaya. "Ini semua karena faktor sisa lemak yang tersimpan," katanya kepada Liputan6.com, Selasa (2/4/2013)
Kalau Anda dasarnya kurus dan tiba-tiba mengalami kenaikkan berat badan, turunnya sangat mudah. Tidak seperti orang yang awal gemuk, dan tiba-tiba kurus, itu harus sangat hati-hati.
"Pada waktu seseorang obesitas, sel lemak yang ada pada dirinya berjumlah cukup banyak, dan besar-besar ukurannya. Itulah mengapa harus hati-hati," tambah dokter yang baru-baru ini mengeluarkan buku 'SMART EATING: 1.000 Jurus Makan Pintar & Hidup Bugar' bersama pasangan suami istri, Erwin dan Jana Parengkuan.
Dokter yang berpraktik di MRCCC Siloam Hospitals Semanggi, Jakarta Selatan ini menjelaskan bahwa pada saat seseorang menguruskan badannya, sisa lemaknya tidak pernah hilang, hanya mengerut.
"Sehingga kalau Anda makan kebanyakan, sedikit saja, bakal ngisi lagi," ujar dokter yang tampak awet muda ini.
Jika sudah seperti itu, maka yang harus dilakukan adalah mengingat tujuan awal mengapa menurunkan berat badan. Kalau alasannya untuk sehat, maka yang harus dilakukan dan selalu diingat adalah membatasi makan.
"Jangan lupa untuk olahraga. Olahraga yang pelan tapi lama," tutupnya. (Adt/Abd)