Mendes Yandri Dorong Desa Mandiri Lewat Inovasi Pengelolaan Sampah

Desa harus mampu mengelola sampah secara mandiri, berkelanjutan, serta memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat.

oleh Muhammad Radityo PriyasmoroDiterbitkan 13 November 2025, 12:00 WIB
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDTT), Yandri Susanto (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDTT), Yandri Susanto, mengatakan inovasi pengelolaan sampah di desa-desa diharapkan dapat mewujudkan Desa Hijau Mandiri tidak hanya bersih dan sehat, tetapi juga berdaya saing melalui ekonomi sirkular. Hal itu disampaikan Yandri kepada para peserta lomba Inovasi Pengelolaan Sampah Desa Tahun 2025.

“Lomba ini bukan sekadar kompetisi, melainkan gerakan bersama untuk menumbuhkan kesadaran dan tanggung jawab lingkungan di tingkat akar rumput. Kami ingin mendorong desa agar mampu mengelola sampah secara mandiri, berkelanjutan, serta memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat,” kata Yandri seperti dikutip dari keterangan pers, Kamis (13/11/2025).

“Harapan kami, praktik baik dari desa-desa pemenang dapat menjadi inspirasi dan model bagi seluruh desa di Indonesia untuk menciptakan lingkungan yang bersih, produktif, dan lestari,” tambahnya.

Senada dengan itu, Direktur Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan, Nugroho Setijo Nagoro, menjelaskan bahwa lomba adalah sarana penting untuk memperkuat kapasitas desa dalam pengelolaan lingkungan melalui pendekatan inovatif dan partisipatif.

 

Pertukaran Pengetahuan Antardesa

Dia juga berharap kegiatan ini menjadi wadah pertukaran pengetahuan antar-desa dan mendorong tumbuhnya jejaring inovasi berbasis lingkungan.

“Kami akan terus memperluas ruang kolaborasi agar inovasi pengelolaan sampah dapat berkembang dan berkontribusi nyata terhadap pembangunan desa yang hijau, tangguh, dan berkelanjutan,” dia menandasi.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya