Ford Motor Setor Modal ke Kolaka Nickel Indonesia

Modal ditempatkan dan disetor KNI ditingkatkan sebesar Rp 88.716.000.000 terbagi atas 88.716 saham baru

oleh Gagas Yoga Pratomo diperbarui 26 Des 2023, 15:00 WIB
(Foto: Ilustrasi investasi saham. Dok Unsplash/Austin Distel)

Liputan6.com, Jakarta Ford Motor Company melakukan penyetoran modal Rp 88,72 miliar kepada salah satu perusahaan asosiasi Vale Indonesia, PT Kolaka Nickel Indonesia. Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, setoran modal ini dilakukan pada 22 Desember 2023.

Modal ditempatkan dan disetor KNI ditingkatkan sebesar Rp 88.716.000.000 terbagi atas 88.716 saham baru, masing-masing dengan nilai nominal Rp 1.000.000 yang akan diambil bagian seluruhnya oleh Ford.

“Sebagai akibat dari penerbitan dan pengambilan bagian saham baru tersebut, maka struktur permodalan dan struktur kepemilikan saham KNI menjadi sebagai berikut,” kata Sekretaris Perusahaan Vale Indonesia, Filia Alanda, dikutip dari Keterbukaan Informasi BEI.

Dalam keterbukaan informasi dijelaskan ada dua struktur permodalan, pertama modal dasar KNI sebesar Rp 3.820.000.000.000 terbagi atas 3.820.000 saham dengan nilai nominal masing-masing saham sebesar Rp1.000.000.

Kedua, modal ditempatkan dan disetor KNI Rp 1.043.716.000.000 terbagi atas 1.043.716 saham dengan nilai nominal masing-masing saham sebesar Rp 1.000.000.

Adapun untuk struktur kepemilikan saham terbagi menjadi HUAQI (SINGAPORE) PTE. LTD, sebagai pemegang saham dan pemilik 764.000 saham dengan nilai nominal seluruhnya sebesar Rp 764.000.000.000 atau sebesar 73.20%.

PT Vale Indonesia Tbk, sebagai pemegang saham dan pemilik 191.000 saham dengan nilai nominal seluruhnya sebesar Rp 191.000.000.000 atau sebesar 18,30%. Kemudian Ford Motor Company, sebagai pemegang saham dan pemilik 88.716 saham dengan nilai nominal seluruhnya sebesar Rp 88.716.000.000 atau sebesar 8.5%.

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya