Manchester United Dapat Kabar Baik dari Manajer Nice Terkait Sir Jim Ratcliffe

Sir Jim Ratcliffe berniat membeli 25 persen saham Manchester United dan ingin terlibat dalam pengelolaan klub masa kecilnya itu.

oleh Marco TampubolonDiterbitkan 21 November 2023, 17:30 WIB
Sebagaimana diketahui, penjualan saham Glazer ini tampaknya merupakan respons dari pemilik klub atas desakan para penggemar Manchester United. Para penggemar Setan Merah sendiri kini tengah melancarkan aksi protes dengan mengancam akan mengosongkan Old Trafford pada laga kontra Liverpool nanti. (AFP/Valery Hache)

Liputan6.com, Jakarta Manchester United belum juga mengeluarkan keputusan resmi mengenai pembelian 25 persen saham klub oleh pemilik INEOS, Sir Jim Ratcliffe. Namun para penggemar Manchester United setidaknya sudah bisa mendapat secercah harapan pengaruh besar yang bakal dibawa taipan Inggris itu kepada Setan Merah.  

Manajer Nice, Fransesco Farioli, dalam perbincangan dengan Telegraph mengatakan, Ratcliffe merupakan sosok yang memperhatikan segala hal. Interaksi keduanya rutin terjadi setelah Farioli diangkat sebagai manajer pada Juni 2023 lalu. Ratcliffe sendiri seperti diketahui merupakan pemilik klub asal Prancis itu.

Dia membeli Nice pada tahun 2019 dari pengusaha China-Amerika Serikat, Chien Lee.

"Saya bertemu Ratcliffe beberapa hari setelah saya bekerja (jadi manaje Nice) karena dia sangat sibuk," kata Farioli kepada Telegraph seperti dilansir dari Goal.com. 

"Tapi dari sisi dia, pertama kali kami bertemu, perasaan yang dia transfer ke saya itu benar-benar seperti perasaan seseorang yang sangat mengetahui akan banyak hal. Aku merasa sudah dikenal sebelum mengenalnya. Itu adalah sambutan yang sangat hangat," ujar Farioli menambahkan.  

Farioli mengaku senang mendapatkan masukan dan perspektif yang berbeda. Meski demikian, pria asal Italia tersebut tetap mendapat kebebasan untuk mengambil keputusan di dalam lapangan.  

"Dalam hal lain, untuk jangka menengah dan panjang, selalu ada pintu yang terbuka. Kami berbagi pendapat dan melakukan percakapan berkala, hari demi hari, atau mingguan. Namun juga dengan klub, kami melakukan tinjauan bulanan terhadap segala sesuatunya dengan seluruh pihak yang terlibat – mengenai strategi, mengenai masa kini dan juga mengenai masa depan," ujarnya.

"Ambisi klub sudah cukup besar dengan keinginan membawa tim kembali ke Eropa dan terus-menerus berada di kompetisi Eropa. Ini targetnya, bermimpi besar," beber Fransesco Farioli.  

 

 


Sir Jim Ratcliffe Ingin Merombak Kepengurusan MU

Sir Jim Ratcliffe (tengah) sendiri merupakan miliarder Inggris yang lahir di Failsworth, Manchester. Ia mengungkapkan bahwa sejak kecil dirinya memang merupakan penggemear MU. (AFP/Valery Hache)

Sementara itu Sir Jim Ratcliffe saat ini menjadi satu-satunya investor yang ingin membeli saham Setan Merah. Sebelumnya, taipan asal Inggris tersebut sempat bersaing ketat dengan pengusaha asal Qatar, Sheikh Jassim bin Hamad Al-Thani yang berniat menguasai seluruh saham Setan Merah.

Oktober lalu, Sheikh Jassim memutuskan mundur. Sementara Ratcliffe melanjutkan upayanya dengan mengajuan penawaran baru untuk pembelian 25 persen saham Setan Merah. Meski bukan mayoritas, Ratcliffe berharap mendapat peran yang besar dalam pengelolaan klub masa kecilnya itu.

Lanjut Baca:

Kepastian pembelian sama oleh Ratcliffe ini diperkirakan akan segera diumumkan sebelum pergantian tahun 2023 ke 2024. Ratcliffe rencananya tak hanya menjalankan roda bisnis klub. Pria yang sudah berusia 71 tahun itu juga mengurus sisi olahraga MU dan berniat merombak kepengurusan klub. Kebetulan Keluarga Glazer memang akan menyerahkan kepengurusan departemen sepak bola kepada Ratcliffe. Pembenahan total akan dilakukan Ratcliffe demi bisa mengembalikan kejayaan MU. Beberapa pengurus yang dinilai kurang piawai mengelola Setan Merah bakal dilengserkan. Ratcliffe telah mengadakan pertemuan virtual dengan Joel Glazer belum lama ini membahas pergantian kepengurusan klub. Ratcliffe ingin muka-muka baru mengendalikan sektor sepak bola di MU.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya