Jokowi Groundbreaking 10 Proyek Swasta Rp 45 Triliun di IKN, Desember-Januari Ada Lagi

Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meresmikan dimulainya pembangunan (groundbreaking) 10 proyek swasta di Ibu Kota Nusantara (IKN). Ternyata, pada Desember 2023 dan Januari 2024 mendatang ada lagi yang akan dimulai.

oleh Arief Rahman HDiterbitkan 04 November 2023, 10:00 WIB
Menurut Presiden, saat ini progres pengerjaan jalan tol tersebut telah mencapai hampir 55 persen. Kepala Negara berharap jalan tol tersebut bisa dipakai pada pertengahan tahun 2024 mendatang. (Foto: Dok. Sekretariat Presiden)

Liputan6.com, Jakarta Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meresmikan dimulainya pembangunan (groundbreaking) 10 proyek swasta di Ibu Kota Nusantara (IKN). Ternyata, pada Desember 2023 dan Januari 2024 mendatang ada lagi yang akan dimulai.

Hal ini diungkap oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono alias Pak Bas. Dia mengatakan, langkah groundbreaking kedepannya tentu akan menambah daftar nilai investasi yang masuk ke Ibu Kota Nusantara.

 

"Desember nanti, atau Januari akan ada beberapa groundbreaking lagi dari swasta yang tentunya akan berinvestasi di IKN," ujarnya dalam Malam Penghargaan Konstruksi Indonesia 2023, di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Jumat (3/11/2023).

Pada kesempatan ini, Basuki menerangkan sejumlah proyek yang sudah dimulai pembangunannya. Baik yang dibangun oleh swasta dan pemerintah.

Proyek Swasta

Pada proyek swasta, ada sekitar 10 proyek yang dimulai dengan nilai total investasi mencapai Rp 45 triliun. Sementara itu, pemerintah juga mengucurkan dana lebih dari Rp 60 triliun untuk infrastruktur dasar.

"Kemarin ini untuk skup IKN saja kemarin sudah ada 10 swasta groundbreaking yang sebelumnya ada 3 dengan total keseluruhannya yang sudah mulai dipekerjakan sekarang ini sekitar Rp 45 triliun dsri sektor swasta," kata dia.

"Sedangkan dari basic infrastructure yang dikerjakan oleh pemerintah dari 85 paket pekerjaan dengan total anggarannya lebih dari Rp 60 triliun. Itu hanya dari IKN Nusantara," sambung Basuki.

 

Tembus Rp 45 Triliun

Presiden Joko Widodo (Jokowi) sarapan di IKN Nusantara dengan sejumlah menteri. (Sekretariat Presiden)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkap total nilai investasi yang masuk ke Ibu Kota Nusantara (IKN). Dia mencatat ada total sekitar Rp 45 triliun yang akan masuk hingga Desember 2023.

Tercatat, pada 1 November 2023 ini saja, Jokowi melakukan groundbreaking 6 proyek di IKN. Diantaranya, Bandara IKN, Pakuwon Nusantara, Mayapada Hospital Nusantara, Nusantara Intercultural School, Rumah Sakit Hermina Nusantara, dan Revitalisasi SD Negeri 020.

"Ini memang semakin banyak yang berbondong-bondong, utamanya investor dalam negeri," ujar dia di IKN Nusantara, Rabu (1/11/2023).

Dia merinci, pada September 2023 ada pembangunan dengan nilai Rp 23 triliun. Lalu, November 2023 ini ada pembangunan proyek senilai Rp 12 triliun. Lalu, hingga Desember 2023 nanti totalnya menjadi Rp 45 triliun.

"Yang lalu kita groundbreaking senilai Rp 23 triliun, kemudian hari ini dan besok kira-kira Rp 12 triliun, kemudian nanti Desember totalnya jadi Rp 45 triliun. Saya kira kecepatannya cepat sekali," urai dia.

 

Rincian

Presiden Jokowi melakukan groundbreaking sejumlah infrastruktur di IKN Nusantara, seperti bandara VVIP, rumah sakit, hingga sekolah. (Foto: Sekretariat Presiden)

Dilihat dari kategori investasi yang masuk, Jokowi menilai fasilitas yang dihadirkan pun cukup lengkap. Dia merinci, ada 3 rumah sakit, 4 hotel, hingga ada 2 mal.

"Artinya ini bergulirnya sangat cepat dan saya harapkan pak Ketua Otorita IKN bisa melayaninya dengan cepat, karena swasta juga mintanya dengan cepat. Cepat. Cepat," ungkapnya.

"Tadi saya sudah sampaikan Rp 45 triliun, sampai Desember. Yang real ya," pungkas Jokowi.

 

85 Paket Konstruksi Pembangunan IKN

Groundbreaking Pembangunan PLTS PLN 50 MW di IKN Nusantara. (Foto: Istimewa)

Satuan Tugas Pelaksanaan Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) mencatat ada 85 paket konstruksi di IKN tahun ini. Hampir separuhnya tercatat menggunakan konsep yang lebih efisien.

Ketua Bidang Pelaksanaan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi Satgas Pelaksanaan Pembangunan IKN, Tri Sasongko Widianto mengatakan 85 paket konstruksi itu dibagi dalam 2 kelompok. Yakni, yang terkontrak sebelum Maret 2023, dan yang terkontrak setelah Maret 2023.

Tri mengatakan, pengerjaan konstruksi itu dibagi dalam 2 jenis. Yakni, kontrak desain bangunan yang terpisah dengan kontrak pengerjaan atau konstruksi konvensional. Serta konsep design and build yang menggabungkan kontrak desain bangunan dan pengerjaaan.

"Kalau kita lihat, untuk batch 1 pekerjaan konstruksi ini yang konvensional ini ada 27 paket dan design and build-nya sebanyak 13. Kemudian untuk Batch 2 yang kontrak sesudah Maret 2023 untuk yang konvensionalnya sebanyak 26 dan design and build-nya sebanyak 19," urainya dalam Seminar Konstruksi Indonesia 2023, di JIExpo Jakarta, Kamis (2/11/2023).

Infografis Konsep Future Smart Forest City di IKN Nusantara. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terbaru

    Berita Terkini Selengkapnya