Liputan6.com, Jakarta MotoGP India 2023 menjadi sorotan dunia usai berita Marc Marquez menunda keberangkatan karena visa belum keluar. Penyelenggara MotoGP India, Fairstreet Sport pun kocar kacir dengan kondisi ini.
Meski begitu, Fairstreet Sport memastikan visa seluruh kru dan peserta MotoGP India 2023 bakal selesai tepat waktu. Soalnya mereka semua sudah bekerja keras tanpa mengenal lelah untuk mengurus masalah ini.
Advertisement
Kabarnya, penyelenggara MotoGP India sudah mengeluarkan 500 visa. Meski banyak juga pemohon visa yang merupakan peserta MotoGP belum melengkapi surat-surat yang dibutuhkan.
Marc Marquez kini sudah berangkat ke India dan bersiap untuk memulai perjuangan di MotoGP India yang digelar di sirkuit Buddh International. MotoGP India akan dimulai pada Jumat, 22 September 2023 sampai Minggu, 24 September 2023.
Penyelenggara MotoGP India mendapatkan bantuan dari pemerintahan Uttar Pradesh. Mereka yakin visa untuk seluruh tim dan kru di paddock MotoGP India bakal selesai.
"Kami sudah diberitahu soal masalah visa yang tertunda. Kami harus nyatakan kalau kami sudah bekerja keras agar masalah ini bisa ditangani dengan cara terbaik," bunyi pernyataan Fairstreet Sport.
Penyelenggara MotoGP India Minta Peserta Bersabar
Penyelenggara MotoGP India juga berharap para pemohon visa agar bersabar dalam mendapatkan izin masuk ke India. Dia meyakinkan tim mereka sudah bekerja keras untuk ini.
"Hampir 500 visa dikeluarkan dan sebagian lagi akan diselesaikan dalam waktu dekat. Tim kami sangat komit untuk memastikan pembalap, tim, tim teknis sudah bisa mendapatkan visa," bunyi pernyataan Fairstreet sport.
"Masalah ini tak diduga sama sekali. Kami paham pentingnya masalah ini bisa diselesaikan dengan mulus, kami berharap semua pihak sabar dan bekerja sama."
Sirkuit Buddh International Diragukan Aman
Kekacauan masalah visa tak hanya menjadi masalah yang disorot jelang MotoGP India berlangsung. Banyak pembalap juga yang mengkhawatirkan keamanan membalap di sirkuit Buddh.
Kekhawatiran ini salah satunya disuarakan Aleix Espargaro. Apalagi sirkuit ini belum dihomologasi oleh FIM, padahal balapan sudah dekat.
Sirkuit ini menjadi sorotan karena area run off dan aspal harus diaspal ulang. Selain itu, dinding pembatas hanya berjarak 3 meter dari aspal.