Lembaga Asuransi Bank AS Peringatkan Risiko Kripto untuk Perbankan

Agensi tersebut mengatakan siap untuk terlibat dalam diskusi pengawasan yang kuat dengan lembaga penyimpanan

oleh Gagas Yoga PratomoDiperbarui 25 Agustus 2023, 17:37 WIB
Koin Kripto atau Crypto. Disimak harga kripto hari ini.

Liputan6.com, Jakarta Lembaga Asuransi Bank AS atau Federal Deposit Insurance Corp AS (FDIC) menambahkan kripto sebagai salah satu dari lima kategori besar tahun ini dalam laporan risiko tahunannya.

Menurut laporan ini kripto merupakan gambaran bahaya yang dianggap oleh regulator perbankan sebagai prioritas utama saat ini. Tinjauan Risiko 2023, yang sebagian besar melihat kembali pada gejolak kripto pada 2022. 

Agensi tersebut mengatakan siap untuk terlibat dalam diskusi pengawasan yang kuat dengan lembaga penyimpanan yang diawasinya. 

“Seperti yang dijamin, FDIC akan mengeluarkan pernyataan tambahan terkait keterlibatan organisasi perbankan dalam aktivitas terkait aset kripto,” kata FDIC, dalam laporannya, dikutip dari CoinDesk, Jumat (25/8/2023).

Bank Harus Menjaga Jarak dengan Kripto

Laporan tersebut tidak membuat kebijakan baru, dan menambah pandangan yang konsisten dari lembaga perbankan AS termasuk Kantor Pengawas Mata Uang dan Federal Reserve, tetapi sebagian besar bank harus menjaga jarak dari aset digital, kecuali regulator federal mereka merasa nyaman.

The Fed mengumumkan program pengawasan baru yang akan mencakup pengawasan kripto untuk perusahaan induk bank yang diawasinya. Ini melihat kejadian beberapa bank ramah kripto runtuh awal tahun ini, termasuk Silvergate, Signature dan Silicon Valley Bank, yang terakhir menjadi bank terbesar ketiga yang runtuh dalam sejarah AS.

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya