Bacaan Dzikir dan Doa Setelah Dhuha, Amalan Pembuka Pintu Rezeki

Membaca doa dan dzikir setelah sholat dhuha sangat dianjurkan kepada kaum Muslim sebab dengan membacanya, akan menambah kemantapan dan ketenangan bagi hati.

oleh Putry DamayantyIbrahim HasanDiperbarui 08 Juni 2025, 13:16 WIB
ilustrasi sholat dhuha. ©2020 Merdeka.com

Liputan6.com, Jakarta - Sholat dhuha adalah sholat sunnah dua rakaat yang dikerjakan pada saat dhuha, pagi hari. Sholat ini dilakukan setelah matahari terbit sempurna hingga waktu istiwa, saat matahari berada di titik tertingginya atau tepat berada berada di atas kepala.

Dikutip dari buku "Berkah Shalat Dhuha" karya M. Khalilurrahman Al Mahfani, menjelaskan salah satu fungsi ibadah shalat sunah adalah untuk menyempurnakan kekurangan shalat wajib.

Sebagaimana diketahui, shalat adalah amal yang pertama kali diperhitungkan pada hari Kiamat. Shalat juga merupakan kunci semua amal kebaikan. Jika shalatnya baik maka baiklah amal ibadah yang lain.

Begitu juga sebaliknya, jika rusak shalatnya, ia akan merugi dan kecewa, Shalat sunah-termasuk shalat Dhuha-merupakan investasi atau amal cadangan yang dapat menyempurnakan kekurangan shalat fardhu (wajib). Khalilurrahman juga menjelaskan shalat dhuha sebagai sedekah hingga dicukupi kebutuhan hidupnya

Sholat dhuha memiliki banyak keutamaan yang menjadi perhatian kaum Muslim, salah satunya akan dibangunkan sebuah rumah di surga oleh Allah SWT. Agar semakin mantap, terdapat dzikir dan doa setelah dhuha sebagai jalan pembuka pintu rezeki.

Berikut kumpulan bacaan dzikir dan doa setelah dhuha yang bisa diamalkan dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Minggu (8/6/2025).

 

 

Saksikan Video Pilihan Ini:

Dzikir Setelah Sholat Dhuha

ilustrasi muslim salat/freepik

Seperti dalam buku "Berkah Shalat Dhuha", Rasulullah SAW bersabda dalam sebuah hadits:

"Setiap ruas dari anggota tubuh di antara kalian pada pagi hari, harus dikeluarkan sedekahnya. Setiap tasbih adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, setiap tahlil adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, menyuruh kebaikan adalah sedekah, dan mencegah kemungkaran adalah sedekah. Dan semua itu dapat disepadankan dengan mengerjakan shalat Dhuha dua rakaat." (H.R. Muslim dari Abu Dzar)

Sebelum mengetahui bacaan doa, dzikir juga sangat dianjurkan dibaca setelah sholat dhuha. Dzikir dan doa setelah dhuha akan menambah kesempurnaan ibadah sunnah yang satu ini. 

1. Membaca Istighfar Sebanyak 33 Kali

Astaghfirullaahal ‘adziim.

2. Artinya: “Ampunilah aku Ya Allah, Dzat Yang Maha Agung."

3. Membaca surat Al-Ikhlas sebanyak 3 kali.

4. Membaca Surat Al-Falaq sebanyak 3 kali.

5. Membaca Surat An-Naas sebanyak 3 kali.

6. Membaca Tasbih Sebanyak 33 Kali

7. Subhanallah

Artinya: “Maha Suci Allah."

8. Membaca Tahmid Sebanyak 33 Kali

Alhamdulillah

Artinya: “Segala puji hanya bagi Allah."

9. Membaca Takbir Sebanyak 33 Kali

Allaahu akbar

Artinya: “Allah Dzat yang Maha Besar."

10. Membaca Tahlil

Laa ilaaha illallaahu.

Artinya: “Tidak ada Tuhan selain Allah."

 

Doa Setelah Dhuha

Tidak ada doa khusus yang diajarkan Rasulullah SAW setelah selesai menjalankan sholat dhuha. Sehingga dalam kitab-kitab fiqih, para ulama sama sekali tidak mencantumkan doa setelah dhuha.

Mengutip dari "Buku Kumpulan Doa Sehari-Hari", Kementerian Agama RI tahun 2013, terdapat satu doa setelah dhuha yang populer dipanjatkan oleh kaum Muslim di seluruh dunia. Doa ini bukanlah berasal dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam. Doa ini dicantumkan oleh Asy-Syarwani dalam Syarh Al Minhaj dan disebutkan pula oleh Ad-Dimyathi dalam I’anatuth Thalibiin.

للّٰهُمَّ اِ نَّ الضُّحَآ ءَ ضُحَاءُكَ وَالْبَهَاء َ بَهَاءُكَ وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ و َالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ وَ الْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ و َالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ

اَللّٰهُمَّ اِنْ كَانَ ر ِزْقِى فِى ا لسَّمَآءِ فَ أَنْزِلْهُ و َاِنْ كَانَ فِى اْلاَرْض ِ فَأَخْرِجْ هُ وَاِنْ كَ انَ مُعَسَّر ًا فَيَسِّرْ هُ وَاِنْ كَ انَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَاِنْ كَان َ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضُحَ اءِكَ وَبَهَ اءِكَ وَجَمَ الِكَ وَقُوَ ّتِكَ وَقُدْ رَتِكَ آتِنِ ىْ مَآاَتَيْ تَ عِبَادَكَ الصَّالِحِي ْنَ

Allahumma innadhdhuha-a dhuha-uka, walbahaa-abahaa-uka, wal jamaala jamaaluka, wal quwwata quwaatuka, wal qudrota qudrotuka, wal ‘ishmata ishmatuka.

Allahuma inkaana rizqii fissamma-i fa anzilhu, wa inkaana fil ardhi fa-akhrijhu, wa inkaana mu’siron fayassirhu, wainkaana harooman fa thohhirhu, wa inkaana ba’idan fa qoribhu, bihaqqiduhaa-ika wa bahaaika, wa jamaalika wa quwwatika wa qudrotika, aatini maa ataita ‘ibaadakash shoolihin.

Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya waktu dhuha adalah waktu dhuha-Mu, keagungan adalah keagungan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, penjagaan adalah penjagaan-Mu, Ya Allah, apabila rezekiku berada di atas langit maka turunkanlah, apabila berada di dalam bumi maka keluarkanlah, apabila sukar mudahkanlah, apabila haram sucikanlah, apabila jauh dekatkanlah dengan kebenaran dhuha-Mu, keagungan-Mu, keindahan-Mu dan kekuatan-Mu, berikanlah kepadaku apa yang Engkau berikan kepada hamba-hambaMu yang shalih”.

 

Doa Sholat Dhuha yang Sering Dipanjatkan Nabi SAW dan Mohon Ampunan

Rasulullah sering memanjatkan dzikir dan doa setelah dhuha yang jarang diketahui berikut ini.

Allahummaghfirli wa tub 'alayya innaka antat tawwabur rohimu.

Artinya: "Ya Allah, ampuni dosaku dan terimalah taubatku. Sesungguhnya Engkau Maha Penerima taubat dan Maha Pengampun."

Doa Setelah Dhuha Mohon Ampunan

Selain meminta rezeki, manfaatkan waktu dhuha untuk membaca doa ini. Doa setelah dhuha ini berguna untuk memohon ampunan kepada Allah SWT.

Allahumma lakal hamdu, ashbahtu 'abdaka 'ala ahdika wa wa'dika kholaqtani wa lam aku syaia, astaghfiruka lidini fa innahu qod arhaqotni dzunubi wa ahathot bi illa taghfirha faghfirha ya arhamar rahimin.

Artinya: "Ya Allah, bagi-Mu segala puji. Aku memasuki waktu pagi sebagai hamba-Mu untuk memenuhi janji-janji-Mu. Engkau menciptakan aku sementara aku bukan apa-apa. Aku memohon ampunan kepada-Mu untuk agamaku, sesungguhnya dosa-dosaku telah membebaniku dan telah meliputiku kecuali Engkau memaafkannya, maka maafkanlah wahai Dzat paling penyayang di antara para penyayang."

 

Doa Setelah Dhuha dalam Riwayat Lain

Ilustrasi berdoa. © pexels.com/Timur Weber

 

Doa setelah dhuha dalam riwayat yang lain sebagaimana disampaikan oleh Syekh Muhammad Nawawi Bin Umar Al Jawi dalam kitabnya "Nihayatuz Zain".

Disebutkan dalam kitab tersebut dua riwayat doa setelah dhuha dan keduanya bisa diamalkan. Satu doa setelah dhuha sudah disebutkan sebelumnya. Sedangkan dalam sub bab ini akan ditunjukkan doa setelah dhuha dalam riwayat yang lain. Berikut bacaan doa setelah dhuha yang diriwayatkan dari Ibnu ‘Ulwan:

Artinya: “Ya Allah bukalah ikatan yang membelenggu hati kami dengan izin-Mu, perbaikilah jalan petunjuk kami dengan senantiasa jujur dalam menerima kehendak-Mu, bentangkanlah pada saat ini juga panji hidayah-Mu atas kami, bentengilah kami dengan pedang-pedang penjagaan-Mu, mahkotailah kami dengan mahkota ma’rifat-Mu. Hujanilah kami dengan ampunanmu, suguhilah kami dengan minuman mahabbah-Mu.

Tetapkanlah kami dalam catatan khusus-Mu, tetapkanlah kami dalam area penjagaan-Mu, dan murnikanlah hati-hati kami, terangilah penglihatan kami, dan kumpulkanlah kami dalam perlindungan suci-Mu, kasihanilah kami dengan lembutnya kasih sayang-Mu, dan jangan putuskan kami dari-Mu sebab selain-Mu. Ya Allah jika ada dari kami suatu penghargaan pada selain-Mu dan keberpalingan dari-Mu, baik yang disengaja, keliru, atau lupa, maka lepaskanlah ia dari kami. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala-galanya.”

 

Pertanyaan Umum Seputar Sholat Dhuha

Ilustrasi muslim salat, duha. (Foto oleh Alena Darmel: https://www.pexels.com/id-id/foto/pria-orang-dalam-ruangan-muslim-8164381/)

1. Apa itu shalat dhuha?

Shalat dhuha adalah shalat sunnah yang dilakukan pada waktu pagi setelah matahari terbit hingga menjelang waktu dzuhur.

2. Berapa rakaat shalat dhuha yang dianjurkan?

A: Minimal 2 rakaat dan maksimal 12 rakaat, dilakukan dengan salam setiap 2 rakaat.

3.  Apa keutamaan shalat dhuha?

Di antaranya melancarkan rezeki, menggantikan sedekah untuk seluruh persendian tubuh, dan mendapat pahala besar seperti umrah.

4. Kapan waktu terbaik melaksanakan shalat dhuha?

Waktu terbaik sekitar pukul 09.00–11.00, ketika matahari mulai meninggi dan cuaca mulai panas.

5. Apakah ada bacaan khusus setelah shalat dhuha?

Tidak ada bacaan khusus yang wajib, tetapi dianjurkan untuk berdzikir dan berdoa, seperti membaca doa memohon rezeki dan keberkahan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya