Genap 54 Tahun, PB Djarum Kumpulkan Ratusan Mantan Pebulutangkis

Perayaan HUT ke-54 ini mengusung nama “Reuni Super PB Djarum”. Acara berlangsung selama dua hari dari Jumat (28/4/2023) hingga Sabtu (29/3/2023).

oleh ThomasDiperbarui 01 Mei 2023, 17:11 WIB
Para mantan atlet dan pelatih serta para pengurus PB Djarum berfoto bersama di depan GOR Djarum, Jati, Kudus, Jawa Tengah, Jumat (29/4). Mereka datang ke Kudus untuk merayakan hari ulang tahun ke-54 PB Djarum yang bertajuk "Reuni Super PB Djarum". (Bola.com/Dok. PB Djarum)

Liputan6.com, Jakarta- Klub bulu tangkis ternama di Indonesia PB Djarum genap berusia 54 tahun pada 28 April 2023. Perayaan sederhana digelar di markas mereka di Kudus, Jawa Tengah. Ratusan mantan atlet dan pelatih PB Djarum hadir pada acara yang dipusatkan di GOR Djarum tersebut.

Perayaan HUT ke-54 ini mengusung nama “Reuni Super PB Djarum”. Acara berlangsung selama dua hari dari Jumat (28/4/2023) hingga Sabtu (29/3/2023). Para mantan pebulutangkis ini tidak hanya dari berbagai kota di Tanah Air, namun juga mancanegara seperti Singapura dan Prancis.

"Acara hari ulang tahun ke-54 PB Djarum ini kami gelar secara informal dan sederhana. Yang penting kita-kita yang sudah lama tidak bertemu ini, bisa kembali kumpul di Kudus, saling tukar cerita, ngobrol-ngobrol, dan foto-foto," ungkap Ketua PB Djarum Yoppy Rosimin di sela-sela acara “Reuni Super PB Djarum”, pada Jumat (28/4) siang.

Acara perayaan yang sekaligus ajang temu kangen ini dibuka dengan testimoni dan sharing para mantan atlet yang pernah berlatih di PB Djarum di berbagai kota. Beberapa di antaranya Jean Pattikawa (PB Djarum Jakarta), Andri Young (PB Djarum Surabaya, Titik ES (PB Djarum Semarang), Hariyanto Arbi (PB Djarum Kudus), serta Ketua PB Djarum Jakarta (1981-1991) Yan Haryadi Susanto.

Ketua PB Djarum periode 2002-2009, F.X. Supanji, turut memberikan sambutan dan wejangan kepada para atlet muda PB Djarum. Usai menyanyikan lagu “Bagimu Negeri”, acara dilanjutkan dengan seremoni pemotongan tumpeng dan kue, yang kemudian diberikan oleh Yoppy Rosimin dan Yan Haryadi Susanto kepada dua atlet muda PB Djarum, yaitu Jolin Angelia dan Richie Duta Ricardo.

"Saya melihat langsung kebersamaan kita melalui acara ini, sebagai bentuk kepedulian serta bukti, bahwa PB Djarum ini mengutamakan kekeluargaan, satu famili. Mereka datang kembali ke Kudus, dengan segala cerita yang mereka bagikan di sini. Kita sambut dengan gembira dan saya pastikan mereka juga menikmati makanan khas Kudus," terang Yoppy.


Kilas Balik

Kegiatan main bareng alias mabar bulutangkis yang dilakukan oleh para mantan atlet PB Djarum di GOR Djarum, Kudus, Jawa Tengah, Jumat (29/4/2023) sore. Kegiatan mabar bulutangkis ini bagian dari acara perayaan hari ulang tahun ke-54 PB Djarum yang bertajuk "Reuni Super PB Djarum" selama dua hari di Kudus. (Bola.com/Dok. PB Djarum)

Sementara itu, Hariyanto Arbi mengatakan, Kota Kudus, PB Djarum, serta Arbi bersaudara, merupakan tiga hal yang sulit dipisahkan untuk dirinya. Sejak kecil, pria kelahiran Kudus 21 Januari 1972 ini sudah diasuh oleh PB Djarum. Ia pernah merasakan kerasnya latihan fisik di PB Djarum, satu di antaranya adalah lari di Colo hingga Gunung Muria.

Lanjut Baca:

"PB Djarum adalah tempat yang mengangkat nama saya dan keluarga. Dari kecil sudah dibesarkan di sini, dan sampai sekarang pun sudah tidak menjadi atlet, saya masih diberi kesempatan untuk bermain dan berlatih di fasilitas PB Djarum," tutur Hariyanto, yang bergabung PB Djarum pada 1982. Di balik kemeriahan perayaan HUT ke 54 PB Djarum, Yoppy Rosimin juga mengenang berbagai situasi sulit yang sempat dilalui PB Djarum di masa lalu. Namun, berbagai kondisi seperti kesulitan keuangan hingga seretnya torehan prestasi, kemudian justru memompa semangat PB Djarum untuk terus memaksimalkan regenerasi atlet bulu tangkis hingga saat ini. "Kita bangkit lagi di tahun 2000-an. Kekalahan Tim Thomas Cup pada 2004 di Istora, menjadi momentum untuk membangun kembali bulu tangkis Indonesia. Kita berkomitmen untuk kaderisasi, harus ada regenerasi agar mata rantai atau ekosistem bulu tangkis itu tetap terjaga," papar Yoppy.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya