Setelah sempat ditutup selama tiga hari, jalan layang non tol (JLNT) kembali akan dibuka esok hari. Jalan sepanjang 4,8 kilometer tersebut ditutup karena harus menjalani perbaikan.
Kepala Seksi Simpang Tak Sebidang Dinas Pekerjaan Umum (PU) DKI Jakarta Heru Suwondo mengatakan JLNT ditutup karena pengerjaan pemasangan sambungan ekspansi pada akses naik (on ramp) JLNT Antasari-Blok M.
Advertisement
"Kita memasang sambungan ekspansi, dikerjakan sejak tanggal 28 Februari hingga 2 Maret 2013. "Pengerjaannya sudah beres dan sudah siap untuk dilewati esok hari," kata dia, Minggu (3/3/2013).
Heru mengatakan, setelah mulai dioperasikan pada esok hari, bukan hanya jalur selatan ke utara menngarah ke Cipete saja yang akan dibuka. Jalur sebaliknya yang dimulai dari lampu merah Cipete dengan dua turunan keluar yakni di lampu merah Prapanca dan Blok M juga sudah dapat dilintasi.
Ia mengatakan, terlambatnya pembukaan jalur JLNT dari Cipete menuju Blok M dikarenakan adanya permasalahan pembebasan lahan, sehingga membutuhkan waktu untuk mengurusnya.
"Waktu itu ada kendala dalam pembebasan tanah, sehingga konstruksi akses naik dilakukan bertahap. Jadi penutupan ini bukan karena ada kostruksi bangunan yang rusak, tapi untuk menyempurnakan konstruksi akibat pengerjaan bangunan yang bertahap," kata dia.(Yus)