Liputan6.com, Jakarta: Kepolisian Daerah Metro Jaya tak akan secara khusus menempatkan para penembak jitu dalam mengamankan perayaan Natal dan Lebaran tahun ini. Namun bila situasi mengharuskan, penempatan penembak jitu akan dilakukan. Demikian ditegaskan Kepala Polda Metro Jaya Inspektur Jenderal Mulyono Sulaeman usai apel Pasukan Pengamanan Operasi Lilin dan Operasi Ketupat Jaya 2000 di Jakarta, Ahad (17/12). Menurut Mulyono, meskipun ancaman kejahatan dengan kekerasan mempunyai kemungkinan yang tinggi, namun belum saatnya menempatkan penembak jitu. Kecuali, keadaan memang memaksa. "Untuk masalah itu polisi mempunyai prosedur yang jelas," kata Mulyono. Kapolda juga menjelaskan bentuk ancaman yang berpotensi mengancam ketertiban dan keamanan adalah kejahatan dengan kekerasan. Sebab itu berbagai elemen keamanan dikerahkan. Bahkan petugas keamanan yang dikerahkan mencapai 14.949 personel yang terdiri dari unsur Markas Besar Polri, Polda, TNI, Satuan Tugas Polres, serta masyarakat. Namun Mulyono tetap mengharapkan, masyarakat sendiri harus meningkatkan kewaspadaan meski jumlah petugas keamanan yang dikerahkan besar.(YYT/Roy Akhmad dan Hendro Wahyudi)
Advertisement