Baru Dipecat Chelsea, Graham Potter Langsung Tolak Tawaran Leicester City

Graham Potter langsung mendapat tawaran pekerjaan baru usai dipecat dari Chelsea. Sang pelatih kabarnya disodori posisi di Leicester City. Namun, Potter memutuskan untuk menolak tawaran tersebut.

oleh Theresia Melinda IndrasariDiterbitkan 04 April 2023, 10:00 WIB
Graham Potter resmi mengakhiri masa jabatannya di Chelsea menyusul rentetan hasil kurang memuaskan yang ia catatkan bersama klub asal London Barat. Pelatih asal Inggris itu langsung mendapat tawaran pekerjaan baru dari Leicester City pasca pemecatannya. Namun, ia memilih untuk tak mengambil kesempatan tersebut. (AFP/Justin Tallis)

Liputan6.com, Jakarta Graham Potter langsung mendapat tawaran pekerjaan baru usai dirinya dipecat Chelsea. Mantan manajer Brighton & Hove Albion itu disodori lowongan di Leicester City tak lama setelah berpisah dengan The Blues, tetapi ditolak mentah-mentah oleh sang pelatih.

Seperti diketahui, Potter baru saja didepak dari kursi kepelatihan Stamford Bridge menyusul rentetan hasil kurang memuaskan yang dia catatkan selama menukangi Chelsea.

Manajer asal Inggris itu gagal mengantar The Blues tampil menjanjikan di kancah domestik. Klub asal London Barat hingga kini hanya mampu menempati peringkat 11 klasemen sementara Liga Inggris dengan torehan 38 poin dari 28 pertandingan.

Chelsea juga gagal menang dalam dua laga terakhirnya di Premier League. Teranyar, Enzo Fernandez dan kolega dipaksa tunduk oleh Aston Villa di kandang sendiri. Mereka takluk 0-2 usai jaring Kepa Arrizabalaga dibobol oleh Ollie Watkins dan John McGinn.

Hasil tersebut boleh dikata ironis. Pasalnya, The Blues sudah menyokong Potter dengan biaya besar di bursa transfer Januari lalu. Sang pelatih diperkenankan mengontrak tujuh pemain anyar, dengan satu di antaranya merupakan pemain pinjaman.

Namun, hal itu rupanya belum cukup mengantar Chelsea naik kasta. Mereka masih saja terkunci di luar 10 besar ketika kompetisi Liga Inggris sudah hampir memasuki pekan ke-30.

The Blues langsung mengambil sikap tegas untuk menangani Potter. Pihak klub memutuskan memecat manajer yang baru saja dikontraknya tujuh bulan lalu itu.

Chelsea juga mengeklaim tetap menghargai upaya dan kontribusi Potter. Walau tampil bobrok di Premier League, klub asal London Barat itu mampu mengamankan slot berlaga di perempat final Liga Champions melawan Real Madrid.

"Chelsea FC mengumumkan bahwa Graham Potter telah meninggalkan klub. Graham sepakat dirinya akan berkolaborasi dengan pihak klub demi memfasilitasi transisi yang lancar," tulis The Blues dalam situs resminya pada Senin (3/4/2023).

Lanjut Baca:

"Selama waktunya di klub, Graham telah mengantar kami lolos ke perempat final Liga Champions, di mana kami akan berhadapan dengan Real Madrid. Chelsea ingin menyampaikan terima kasih kepada Graham atas semua upaya dan kontribusinya, serta mendoakan yang terbaik untuk masa depannya," sambung mereka.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya