Bitcoin Menjadi Aset Terbesar ke-12 di Seluruh Dunia

Aset kripto, khususnya bitcoin (BTC), telah mengalami peningkatan nilai dalam sepekan ini setelah runtuhnya tiga bank besar AS.

oleh Elga NurmutiaDiperbarui 16 Maret 2023, 12:37 WIB
Ilustrasi bitcoin (Foto: Kanchanara/Unsplash)

Liputan6.com, Jakarta Setelah turun di bawah USD 26.000, harga bitcoin terpantau masih naik 9,6 persen sejak pekan lalu. Namun, harganya turun 6,5 persen dalam 24 jam terakhir.

Dari 7.316 perusahaan, aset crypto, logam mulia, dan dana yang diperdagangkan di bursa senilai lebih dari USD 82 triliun, bitcoin adalah aset terbesar ke-12 di dunia berdasarkan penilaian.

Aset kripto, khususnya bitcoin (BTC), telah mengalami peningkatan nilai dalam sepekan ini setelah runtuhnya tiga bank besar AS.

Melansir Bitcoin.com, Kamis (16/3/2023), selama 24 jam terakhir bitcoin (BTC) telah turun 6,5 persen terhadap dolar AS.

Namun, metrik mingguan menunjukkan bahwa BTC naik 9,6 persen dari minggu ke minggu. Sebagian besar kenaikan BTC terjadi pada 14 Maret, ketika melonjak hingga USD 26.533 sekitar pukul 9 pagi (ET) pada Selasa lalu.

Meskipun terjadi penurunan nilai terhadap dolar AS, bitcoin telah menjadi aset dengan valuasi terbesar ke-12 di dunia, melampaui kapitalisasi pasar raksasa teknologi pembayaran, Visa.

Merujuk data Companiesmarketcap, kapitalisasi pasar bitcoin tercatat sebesar USD 472,15 miliar per hari ini, Kamis 16 Maret 2023.

Emas, memimpin dengan kapitalisasi pasar USD 12,64 triliun. Di posisi kedua ada Apple dengan kapitalisasi pasar USD 2,42 triliun.

Posisi ketiga ada Microsoft dengan kapitalisasi USD 1,98 triliun, Saudi Aramco USD 1,85 triliun, Silver atau perak USD 1,23 triliun.

Kemudian kapitalisasi Alphabet (Google) USD 1,21 triliun, Amazon USD 985,79 miliar, Berkshire Hathaway milik Warren Buffet berada posisi ke-8 dengan kapitalisasi pasar USD 653,76 miliar.

Posisi ke-9 ada NVIDIA senilai USD 603,76 miliar, Tesla USD 579,56 miliar, lalu Meta (Facebook) di posisi ke-10 dengan kapitalisasi pasar USD 512,69 miliar. Bitcoin berada di bawahnya, melampaui kapitalisasi Visa sebesar USD 454,76 miliar yang ada di posisi ke-12.

 

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya