Prabowo Akan Bertemu Mardiono, Bahas Kabar Kepindahan Sandiaga Uno

Menurut Sandiaga, kabar ketertarikan PPP untuk menjadikan dirinya kader dan cawapres adalah ranah para Ketua Umum, yakni Ketum Gerindra Prabowo Subianto dan Ketum PPP Mardiono.

oleh Delvira HutabaratDiterbitkan 18 Februari 2023, 05:04 WIB
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno saat acara peluncuran World Superbike (WSBK) Indonesian Round 2023 di Jakarta, Kamis (12/01/2023). Ajang balap motor bergengsi dunia World Superbike (WSBK) musim 2023 bakal kembali menghelat salah satu serinya di Sirkuit Mandalika, Lombok, NTB pada 3-5 Maret mendatang. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Pariwisata Sandiaga Uno angkat bicara mengenai sambutan meriah para kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP) pada dirinya di acara puncak Hari Ulang Tahun (Harlah) ke-50. 

Menurut Sandiaga, kabar ketertarikan PPP untuk menjadikan dirinya kader dan cawapres adalah ranah para Ketua Umum, yakni Ketum Gerindra Prabowo Subianto dan Ketum PPP Mardiono. 

"Nanti Pak Mar dan Pak Prabowo yang akan bertemu, karena itu memang ranah pimpinan parpol," kata Sandiaga di ICE BSD, Jumat (27/2/2023).

 

Sandiaga menyebut banyaknya celetukan mengenai cawapres di Harlah PPP hanya candaan saja. Bahkan, Prabowo juga ikut bercanda. 

"Tadi banyak guyon ya, soal Pak Prabowo juga ada. Pak Mardiono tadi menyampaikan pinjem (Sandi) dulu katanya, Pak Prabowo bilang ke Pak Bahlil tadi, jangan provokasi, jangan provokasi," kata Sandi. 

Sandiaga mengaku nasibnya di Pilpres 2024 dan di parpol bergantung di tangan Prabowo. Ia mengaku akan mengikuti arahan saja. 

"Ya ini  ranahnya pimpinan. Saya hanya mengikuti saja, nanti pembicaraan di level atas. Nanti saya akan fokus untuk berjuang untuk memastikan apa yang diinginkan masyarakat," jelasnya. 

Kelakar Mardiono di Harlah PPP

Plt Ketum PPP, Muhammad Mardiono saat memberikan sambutan di Hari Ulang Tahun (Harlah) ke-50 PPP pada Jumat (17/2/2023). (Dok. Tangkapan Layar Youtube/Petiga TV)

Sebelumnya, dalam sambutan awal, Plt Ketua Umum Mardiono menyapa para pejabat yang hadir. Pada giliran menyapa para menteri, Mardiono mengaku bimbang antara menyapa Erick Thohir atau Sandiaga lebih dulu. 

"Ini saya nyebutnya Pak Erick atau Pak Sandiaga dulu. Saya pilih Pak Erick dulu karena nyebut Pak Sandiaga dulu ada Pak Prabowo Ketum Gerindra," kelakar Mardiono, Jumat (17/2/2023). 

Selanjutnya riuh tepuk tangan makin besar saat Mardiono menyapa Sandiaga. Mardiono mengaku Sandiaga selalu jadi favorit emak-emak kader dan simpatisan PPP. 

"Telah hadir Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, saya belum sebut, Pak Sandiaga Salahuddin Uno. Pak, enak kalau beliau hadir di acara PPP, enak saya. Tapi, saya yang rugi karena yang dikerumuni emak-emak itu Pak Sandi," ujarnya. 

Diketahui, Sandiaga belakangan selalu dikaitkan akan bergabung dengan PPP.  

Usia menyapa semua tokoh, Mardiono melanjutkan sambutannya dan meminta para kader yang hadir berhati-hati. Sebab, ia mendengar teriakan cawapres-cawapres saat hendak naik ke panggung. 

"Karena di belakang nyebut cawapres, cawapres. Hati-hati, Ini para cawapres sedang duduk di kanan-kiri bapak presiden," kata Mardiono.

 

Dengar Kata Cawapres, Tangan Sandiaga Diangkat

Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto (kanan) memotong tumpeng disaksikan Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno (kiri) dan Sekretaris Jenderal Gerindra Ahmad Muzani (tengah) saat perayaan HUT ke-15 Partai Gerindra, di Kantor DPP Partai Gerindra, Jakarta, Senin (6/2/2023). HUT ke-15 Partai Gerindra merupakan momen berharga karena dilaksanakan sebelum Pemilu 2024 dan juga untuk melakukan konsolidasi internal untuk semakin memperkuat kekuatan partai. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Nampak para menteri disorot kamera. Terdapat Menteri BUMN Erick Thohir, Menparekraf Sandiaga Uno, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia, Menag Yaqut Cholil Qoumas, Menko Polhukam Mahfud MD, dan Menhan Prabowo Subianto.

Mereka bertepuk tangan mendengar sambutan Mardiono. Diketahui para menteri duduk di jajaran depan di samping kanan-kiri Jokowi. 

Menteri Bahlil bahkan mengangkat tangan Sandiaga saat mendengar kata Cawapres. Sandiaga lantas memukul dan tersenyum pada Bahlil. 

Menurut Mardiono, saat ini sinyal siapa yang akan maju cawapres kian kuat. "Ini sinyal ya sudah makin kuat, jadi hati-hati," kata dia.

Infografis 9 Pertimbangan untuk WFO Saat Kasus Covid-19 Melandai. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya