Lepas dari Tuduhan Pemerkosaan, Bagaimana Nasib Mason Greenwood di MU?

Nasib Mason Greenwood di Manchester United (MU) masih menyisakan tanda tanya usai dirinya dinyatakan lepas dari tuduhan pemerkosaan. Pihak klub kabarnya tengah menjalani investigasi internal terhadap sang pemain.

oleh Theresia Melinda IndrasariDiterbitkan 04 Februari 2023, 12:30 WIB
Penyerang Manchester United, Mason Greenwood merayakan setelah mencetak gol ke gawang Young Boys pada pertandingan Grup F Liga Champions di stadion Old Trafford di Manchester, Inggris pada 8 Desember 2021. Greenwood sempat terjerat dugaan percobaan pemerkosaan. Akan tetapi, laporan terbaru mengungkap kasus Greenwood sudah tidak dilanjutkan. (AFP/ Paul Ellis)

Liputan6.com, Manchester - Mason Greenwood sudah dinyatakan lepas dari tuduhan percobaan pemerkosaan yang dilayangkan padanya 2022 lalu. Akan tetapi, nasibnya di Manchester United (MU) hingga kini masih menjadi teka-teki.

Seperti diketahui, Crown Prosecution Service (CPS) Inggris pada Kamis (2/2/2023), mengonfirmasi bahwa tuduhan percobaan pemerkosaan Mason Greenwood dihentikan. Ini lantaran saksi kunci menarik diri dari kasus.

Meski demikian, Setan Merah menyatakan bakal menyelidiki masalah secara internal guna memutuskan langkah lanjutan bagi pesepak bola berusia 21 tahun. Greenwood juga tidak akan berlatih atau bermain dengan MU selama proses tersebut.

Laporan The Sun mengeklaim sang penggawa merasa dirinya sudah tak mungkin bisa bermain lagi untuk Man Utd atau klub lain di Inggris. Pasalnya, akan ada reaksi signifikan yang muncul jika Greenwood kembali diterima di tim utama.

Pesepak bola kelahiran 2001 itu pun konon telah memikirkan alternatif untuk melanjutkan kariernya. Sumber yang dekat dengan Greenwood menyebut sang pemain rela hijrah ke China demi menyambung kiprahnya lantaran merasa tak mendapat terlalu banyak dukungan dari MU ketika pertama kali ditangkap.

"Saat itu, dia bersikeras tidak mau mengenakan seragam merah lagi. Dia merasa klub tidak mendukungnya," tutur narasumber yang tidak diungkapkan namanya kepada The Sun.

"Dia bilang, dia akan senang pergi ke China selama dia dibayar dengan baik dan (mendapat kesempatan) bermain. Pandangannya mungkin melunak selama beberapa bulan terakhir, tetapi dia sama sekali tidak bahagia," sambungnya seperti dilansir dari Metro.


Polarisasi MU

Penyerang Manchester United, Mason Greenwood meninggalkan Minshull Street Crown Court setelah sidang atas tuduhan percobaan pemerkosaan di Manchester pada 21 November 2022. Pria berusia 21 itu resmi dibebaskan dari semua tuduhan dalam kasus yang berkaitan dengan tuduhan percobaan pemerkosaan, penyerangan, dan perilaku pemaksaan dan intimidasi. (AFP/Lindsey Parnaby)

Kasus Greenwood bahkan sudah menyebabkan polarisasi dalam staf MU. Laporan The Guardian mengeklaim pendapat klub terbelah kala mendiskusikan potensi pemain muda Inggris melanjutkan kariernya di Old Trafford.

Banyak pihak merasa tak senang jika Greenwood diizinkan lagi merumput bersama MU. Walau begitu, sebagian menilai Setan Merah punya tanggung jawab merawat pemain yang bergabung dengan akademi mereka sejak usia muda.

Sekadar informasi, Greenwood memang sudah lama memiliki ikatan dengan MU. Pemain berusia 21 tahun itu pertama kali bergabung dengan akademi klub pada 2007. Setelahnya, ia baru dipromosikan ke tim senior MU saat musim panas 2018.

Lanjut Baca:

Pesepak bola asal Inggris sempat digadang-gadang bakal menjadi bintang masa depan MU lantaran bakat dan talentanya yang luar biasa. Apalagi Greenwood dikenal sebagai paket komplit yang mampu mengisi berbagai posisi di lini serang dan aktif mengancam gawang lawan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya