Liputan6.com, Jakarta - Cuaca besok, Rabu 18 Januari 2023, pagi hari di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) langitnya diprediksi cerah berawan. Namun berbeda pada siang dan malam harinya.
Di Ibu Kota, siang hari diprakirakan hampir seluruh wilayahnya bakal turun hujan dengan intensitas ringan, kecuali Kepulauan Seribu.
Advertisement
Lalu malam harinya, seluruh langit Jakarta diprediksi kembali cerah berawan, sesuai laporan cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
"Waspada potensi hujan disertai kilat/petir dan angin kencang berdurasi singkat di wilayah Jakbar pada sore menjelang malam hari," terang BMKG.
Senada, wilayah penyangganya yaitu Bekasi, Depok, dan Kota Bogor, Jawa Barat diprakirakan diguyur hujan berintensitas sedang hingga sedang pada siang hari, namun malamnya kembali berawan.
"Waspada potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada waktu antara menjelang siang/sore hingga malam hari di sebagian wilayah Kabupaten dan Kota Bogor, Kabupaten dan Kota Bekasi, Kota Depok, Kabupaten Karawang," jelas BMKG.
Begitu pun di Kota Tangerang, Banten, pada siang hari diprediksi turun hujan berintensitas ringan, tetapi malamnya juga kembali berawan.
Berikut informasi prakiraan cuaca untuk wilayah Jabodetabek selengkapnya yang dikutip Liputan6.com dari laman resmi BMKG www.bmkg.go.id:
| Kota | Pagi | Siang | Malam |
| Jakarta Barat | Cerah Berawan | Hujan Petir | Cerah Berawan |
| Jakarta Pusat | Cerah Berawan | Hujan Ringan | Cerah Berawan |
| Jakarta Selatan | Cerah Berawan | Hujan Ringan | Cerah Berawan |
| Jakarta Timur | Cerah Berawan | Hujan Ringan | Cerah Berawan |
| Jakarta Utara | Cerah Berawan | Hujan Ringan | Cerah Berawan |
| Kepulauan Seribu | Cerah Berawan | Cerah Berawan | Cerah Berawan |
| Bekasi | Cerah Berawan | Hujan Sedang | Berawan |
| Depok | Cerah Berawan | Hujan Sedang | Berawan |
| Kota Bogor | Cerah Berawan | Hujan Sedang | Berawan |
| Tangerang | Cerah Berawan | Hujan Ringan | Berawan |
BMKG: Waspadai Gelombang Tinggi di Beberapa Perairan Indonesia
Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan bahwa gelombang tinggi hingga empat meter berpotensi terjadi di beberapa wilayah perairan Indonesia yang dapat berisiko terhadap keselamatan pelayaran.
"Potensi gelombang tinggi di beberapa wilayah perairan dapat berisiko terhadap keselamatan pelayaran," ujar Kepala Pusat Meteorologi Maritim BMKG Eko Prasetyo melansir Antara, Jumat 13 Januari 2023.
Ia mengatakan salah satu yang memicu gelombang tinggi itu yakni pola angin di wilayah Indonesia bagian utara dominan bergerak dari Barat Laut-Timur Laut dengan kecepatan angin berkisar 8-20 knot, sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari Barat Daya-Barat Laut dengan kecepatan angin berkisar 6-15 knot.
Ia menambahkan kecepatan angin tertinggi terpantau di Laut Sulawesi, perairan Kepulauan Sangihe-Kepulauan Talaud, Laut Maluku, perairan utara Halmahera, Samudera Pasifik utara Halmahera.
"Kondisi itu menyebabkan terjadinya peluang peningkatan gelombang setinggi 1,25-2,5 meter di perairan barat Aceh, perairan barat P. Simeulue-Kep. Mentawai, perairan Bengkulu, perairan barat Lampung, Samudra Hindia Barat Sumatera," papar Eko.
Wilayah Lainnya
Selain itu, Selat Sunda bagian barat dan selatan, perairan selatan Banten-Jawa Timur, perairan selatan Bali-Sumbawa, perairan selatan Pulau Sumba, Selat Sumba bagian barat, Selat Sape bagian selatan, Selat Bali-Lombok-Alas bagian selatan, Laut Sawu, Samudra Hindia Selatan Banten-NTT.
Kemudian, Laut Sulawesi bagian tengah dan timur, perairan utara Sulawesi Utara, perairan Kepulauan Sangihe, perairan Kepulauan Talaud, perairan Kepulauan Sitaro, perairan Bitung, Laut Maluku bagian utara, perairan utara Halmahera, Laut Halmahera, perairan barat Biak, Samudra Pasifik Utara Papua Barat-Papua.
Untuk gelombang di kisaran lebih tinggi 2,5-4 meter, kata dia, berpeluang terjadi di Samudera Pasifik Utara Halmahera.
"Gelombang tinggi itu berpotensi terjadi pada 13-14 Januari 2023," katanya.
Ia mengimbau masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada.