Christine Hakim Nyaris Batal Tampil di Serial The Last of Us, Terbang ke Kanada Berkat Dorongan Suami dan Cucu Adiknya yang Main Game-nya

Berkat dorongan banyak pihak termasuk keluarga sendiri, akhirnya Christine Hakim secara yakin menerima ajakan gabung di proyek serial The Last of Us.

oleh Ruly RiantrisnantoDiterbitkan 16 Januari 2023, 19:00 WIB
Christine Hakim dalam TV Spot The Last of Us (Twitter @NaughtyDogInfo)

Liputan6.com, Jakarta Christine Hakim menjadi salah satu artis Indonesia yang tampil dalam serial baru Hollywood adaptasi video game PlayStation 3 berjudul The Last of Us. Keterlibatan aktris kawakan Indonesia satu ini ternyata menyimpan banyak cerita.

Salah satunya adalah terkait dengan keraguannya untuk menerima ajakan dari tim produksi. Pasalnya, proses syuting serial The Last of Us dilakukan sewaktu pandemi COVID-19 masih melanda seluruh dunia.

Kondisi itu sempat membuat Christine Hakim ragu dan takut jika keputusannya untuk bergabung malah menyulitkan keluarga. Pasalnya, sang suami, Jeroen Lezer mengidap penyakit khusus. Selain itu sang aktris masih memiliki seorang ibu yang usianya sudah sangat senja.

Namun berkat dorongan banyak pihak termasuk keluarga sendiri, akhirnya Christine Hakim secara yakin menerima ajakan gabung di proyek bergengsi ini. Rupanya, dua orang yang membuatnya yakin adalah sang suami sendiri serta cucu dari adiknya.

 


Syuting di Kanada Selama Pandemi

Serial The Last of Us. (Dok. via HBO)

Mengintip rekaman tayangan dari acara televisi Rumpi yang diunggah melalui kanal YouTube stasiun televisi swasta yang menayangkannya, awalnya Christine Hakim bercerita bahwa proses syuting dilakukan di Kanada sewaktu pandemi.

"Kami kan syutingnya di studio Kanada pada masa pandemi, sudah dua tahun lalu. Bagian ibu itu mulainya akhir Oktober 2021, masih harus karantina seminggu. Tidak bisa bawa asisten, manajer, suami, sendirian saja," ujarnya kepada presenter acara, Feni Rose, kami kutip dari kanal YouTube Trans TV Official, diunggah 4 Januari 2023 lalu.

"Hampir saja enggak jadi. Bayangkan, lagi kondisi pandemi. Ibu sudah tidak muda lagi. Terus punya tanggung jawab utama untuk merawat ibu saya yang sudah berusia 87 tahun, suami yang punya komorbid," sambung Christine Hakim.


Sempat Kesulitan Tidur

Christine Hakim main film pendek tentang batik. (Deki Prayoga/Fimela.com)

Lantaran pertimbangan-pertimbangan tersebut, Christine Hakim pun mengaku sempat mengalami kesulitan tidur. Ditambah lagi adanya dorongan dari rekan artis dan manajemennya.

"Bayangkan, berat kan resikonya kalau sampai saya ada apa-apa, atau di Jakarta ada apa-apa. Itu kan enggak kayak kita syuting di Yogyakarta ya, cuma 1 jam sampai. Belum lagi prosedur harus masuk karantina kalau kita pulang lagi," ungkap Christine Hakim.

Lanjut Baca:

"Agak ragu-ragu, enggak bisa tidur. Tapi kok Reza (Rahadian) yang satu manajemen terus mendorong ibu. Mereka (manajemen) sudah menunggu jawaban dari ibu," lanjut aktris film Tjoet Nja' Dhien itu.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya