Lagi, Coinbase PHK 950 Karyawan Gara-Gara Pasar Kripto Anjlok

Setelah tujuh bulan memangkas 1.100 karyawan, Coinbase kembali melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 950 karyawan.

oleh IskandarDiterbitkan 11 Januari 2023, 16:00 WIB
Kripto. Dok: Traxer/Unsplash

Liputan6.com, Jakarta Setelah tujuh bulan memangkas 1.100 karyawan, platform pertukaran kripto Coinbase kembali melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 950 karyawan.

Dalam sebuah memo internal, CEO Coinbase Brian Armstrong mengatakan di tengah penurunan pasar kripto dan ekonomi yang lebih luas, dia meminta untuk mengurangi biaya operasional sebesar 25 persen dari kuartal ke kuartal, yang mengakibatkan PHK.

BACA JUGA: Gelombang PHK Mengancam, Ini Strategi Pemerintah Menyelamatkan Pekerja

Coinbase mengatakan di situs web-nya bahwa mereka memiliki lebih dari 4.700 karyawan, sehingga kehilangan sekitar seperlima dari stafnya.

Meskipun mengakui bahwa beberapa faktor yang mengakibatkan PHK berada di luar kendali perusahaan, Armstrong menuturkan bahwa dirinya bertanggung jawab.

Dia menambahkan, Coinbase kemungkinan besar akan meminta lebih banyak karyawan untuk kembali ke perusahaan pada bulan Juni 2023.

Armstrong mengatakan perusahaan dimodali dengan baik dan masa depan kripto masih cerah, sekaligus mencatat peristiwa baru-baru ini seperti jatuhnya FTX dan aturan yang lebih jelas dari regulator dapat menguntungkan Coinbase dalam jangka panjang. Namun, perubahan itu tidak akan terjadi dalam 'semalam'.

“Kami perlu memastikan bahwa efisiensi operasional yang sesuai bisa mengatasi penurunan di pasar kripto dan menangkap peluang yang mungkin muncul,” tulis Armstrong dalam memo internal, seperti dikutip dari Engadget, Rabu (11/1/2022).

Dalam perencanaan tahun 2023, kepemimpinan Coinbase memutuskan perlu mengurangi biaya untuk meningkatkan peluang perusahaan melakukan dengan baik di setiap skenario.

Armstrong mencatat baru kali pertama pasar kripto dan ekonomi yang lebih luas secara bersamaan mengalami penurunan. Perusahaan meyakini perencanaan telah membantu Coinbase bertahan dari beberapa pasar bearish selama dekade terakhir.

 

Membatalkan Sejumlah Proyek

Bitcoin adalah salah satu dari implementasi pertama dari yang disebut cryptocurrency atau mata uang kripto.

Karena PHK, Coinbase membatalkan sejumlah proyek yang kemungkinan keberhasilannya lebih rendah. Tim lain harus menyesuaikan diri karena memiliki jumlah karyawan yang lebih kecil. Armstrong mengatakan karyawan yang diberhentikan sudah diinformasikan pada Selasa (10/1/2023).

Pekerja yang terkena dampak di AS akan menerima paket kompensasi minimal 14 minggu gaji pokok dengan tambahan dua minggu per tahun untuk layanan, asuransi kesehatan, dan tunjangan lainnya.

Perusahaan mengatakan bakal menawarkan "dukungan transisi ekstra" kepada mereka yang memiliki visa kerja.

Coinbase akan memberikan dukungan serupa untuk pekerja yang dipecat di negara lain sesuai dengan undang-undang ketenagakerjaan setempat dan itu akan membantu mereka yang diberhentikan untuk mendapatkan pekerjaan berikutnya.

Coinbase harus menghadapi masalah lain akhir-akhir ini. Pada Juli 2022, dilaporkan bahwa Securities and Exchange Commission sedang menyelidiki perusahaan terkait isu penjualan sekuritas yang tidak terdaftar.

 

 

Saham Coinbase Sempat Menguat Usai Selesaikan Denda Setara Rp 1,56 Triliun

Ilustrasi Mata Uang Kripto, Mata Uang Digital. Kredit: WorldSpectrum from Pixabay

Coinbase menyelesaikan perkara dengan regulator keuangan negara bagian New York. Coinbase akan membayar denda USD 50 juta dan menyetorkan USD 50 juta lagi untuk upaya kepatuhan.

Dengan demikian, total denda sekitar USD 100 juta atau setara Rp 1,56 triliun (asumsi kurs 15.615 per dolar AS).

Regulator dari Departemen Layanan Keuangan New York mengatakan perusahaan telah lama gagal dalam program anti pencucian uang. Berkat kabar tersebut, saham Coinbase ditutup naik lebih dari 12 persen. Perusahaan ini adalah satu-satunya pertukaran kripto yang diperdagangkan secara publik di Amerika Serikat.

Tindakan penegakan terbaru itu menyusul jatuhnya FTX, yang pernah menjadi salah satu bursa crypto terbesar di dunia.

"Perjanjian ini mencakup denda USD 50 juta dan komitmen terpisah dari Coinbase untuk menginvestasikan USD 50 juta dalam program kepatuhan kami selama dua tahun," kata Chief Legal Officer Coinbase Paul Grewal, dikutip dari CNBC, Kamis (5/1/2023).

Perusahaan mengatakan telah berkomitmen untuk memperbaiki masalah yang diidentifikasi oleh regulator. Tim kepemimpinan Coinbase telah lama mendorong peraturan yang lebih luas dan lebih jelas untuk ruang kripto.

"Terlepas dari anggapan yang berlaku bahwa perusahaan kripto tidak ingin diatur, banyak perusahaan telah bekerja dengan pembuat kebijakan selama bertahun-tahun,” ujar CEO Coinbase, Brian Armstrong.

Coinbase, seperti kebanyakan industri teknologi, terpaksa mengurangi jumlah pertumbuhan dan proyek padat modal, memangkas 18 persen tenaga kerjanya pada musim panas 2022. PHK terjadi setelah penurunan basis pengguna dan penurunan pendapatan sebesar 27 persen tahun ke tahun (yoy).

INFOGRAFIS: 10 Mata Uang Kripto dengan Valuasi Terbesar (Liputan6.com / Abdillah)

INFOGRAFIS: 10 Mata Uang Kripto dengan Valuasi Terbesar (Liputan6.com / Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya