DKPP Usut Laporan Hasnaeni 'Wanita Emas' Terkait Dugaan Pelecehan Seksual Ketua KPU

Hasnaeni menuding Hasyim Asy’ari melakukan pelecehan seksual padanya. Disebutkan, dugaan pelecehan seksual dilakukan agar partai politik (parpol) yang Hasnaeni pimpin, Partai Republik Satu, lolos Pemilu 2024.

oleh Delvira HutabaratDiterbitkan 27 Desember 2022, 12:50 WIB
Bakal Calon Gubernur DKI Jakarta, Hasnaeni Moein atau Wanita Emas saat menggelar konferensi pers di Jakarta, Rabu (25/5). Pada kesempatan itu, wanita emas memperkenalkan Irjen Benny sebagai Bakal Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta (Liputan6.com/Johan Tallo)

Liputan6.com, Jakarta -

 

Hasnaeni Klarifikasi Pengakuan Pelecehan

Ilustrasi Kantor Komisi Pemilihan Umum atau KPU. (Liputan6.com/Muhammad Radityo Priyasmoro)

Belakangan, usai pengakuan dilecehkan, beredar kembali video dari Hasnaeni yang menyebut pengakuannya dilecehkan Hasyim Asy'ari tidak benar. Video dibuat Hasnaeni di Rutan Salemba Cabang Kejaksaan Agung. 

"Saya, hari ini, Jakarta, Minggu 11 Desember 2022 melalui surat ini saya memohon maaf sebesarnya kepada Ketua KPU Hasyim Asy'ari beserta jajarannya," ucap Hasnaeni dalam video yang beredar, Senin, 26 Desember 2022.

"Video yang beredar yang menyatakan bahwa saya telah alami pelecehan seksual dan pemerkosaan yang dilakukan Ketua KPU Hasyim Asy'ari, maka saya nyatakan bahwa hal itu tidak benar," imbuhnya.

Dia menyebut mengaku dilecehkan karena khilaf akibat sedang mengalami depresi. Faktanya, kata Hasnaeni, hubungan dia dengan Hasyim bersifat profesional saja.

"Tidak lebih dari itu," lanjutnya.

Infografis KPU Buka Pendaftaran Parpol Peserta Pemilu 2024. (Liputan6.com/Abdillah)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya