Harga Emas Hari Ini di ANTAM Tembus Rp 1 Juta Segram Lagi, Makin Mahal Lho Bun

Harga emas hari ini di Antam dibanderol Rp 1.013.000 per gram, naik Rp 15.000 per gram.

oleh Arief Rahman HDiterbitkan 14 Desember 2022, 09:00 WIB
Wujud emas batangan yang dijual di gerai PT Aneka Tambang TBK (Antam), Jakarta, Senin (24/6/2019). Harga buyback emas Antam juga naik Rp 3.000 menjadi Rp 631 ribu per gram. (merdeka.com/Iqbal Nugroho)

Liputan6.com, Jakarta Harga emas yang dijual PT Aneka Tambang atau Antam pada perdagangan di hari Rabu (14/12/2022) lebih mahal jika dibandingkan perdagangan Senin kemarin. Harga emas hari ini di Antam dibanderol Rp 1.013.000 per gram, naik Rp 15.000 per gram.

Demikian juga untuk harga emas Antam untuk beli kembali atau buyback juga naik Rp 15.000 ke level Rp 913.000 per gram. Harga buyback ini merupakan patokan bila Anda menjual emas maka Antam akan membelinya di harga Rp 913.000 per gram.

Saat ini, Antam menjual emas dengan ukuran mulai 0,5 gram hingga 1.000 gram. Harga emas Antam belum termasuk PPh 22 sebesar 0,9 persen. Hingga pukul 08.08 WIB, harga emas Antam sebagian besar masih ada.

Anda bisa memperoleh potongan pajak lebih rendah (0,45 persen) jika menyertakan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).

Berikut rincian harga emas Antam hari ini pada Rabu, 14 Desember 2022 untuk berbagai ukuran:

* Harga emas ukuran 0,5 gram Rp 556.500

* Harga emas ukuran 1 gram Rp 1.013.000

* Harga emas ukuran 2 gram Rp 1.966.000

* Harga emas ukuran 3 gram Rp 2.924.000

* Harga emas ukuran 5 gram Rp 4.840.000

* Harga emas ukuran 10 gram Rp 9.625.000

* Harga emas ukuran 25 gram Rp 23.937.000

* Harga emas ukuran 50 gram Rp 47.795.000

* Harga emas ukuran 100 gram Rp 95.512.000

* Harga emas ukuran 250 gram Rp 238.515.000

* Harga emas ukuran 500 gram Rp 476.820.000

* Harga emas ukuran 1.000 gram Rp 953.600.000.

Harga Emas Naik, Cetak Rekor Tertinggi 5 Bulan

Ilustrasi Harga Emas Hari Ini di Dunia. Foto: DAVID GRAY | AFP

Harga emas naik lebih dari 1 persen pada hari Selasa ke level tertinggi dalam lebih dari lima bulan setelah kenaikan harga konsumen AS yang lebih kecil dari perkiraan. Data ini sekaligus mendukung taruhan untuk perlambatan kenaikan suku bunga dari Federal Reserve.

Dikutip dari CNBC, Rabu (14/12/2022), harga emas di pasar spot naik 1,7 persen menjadi USD 1.810,98 per ons, setelah mencapai level tertinggi sejak 30 Juni di awal sesi.

Harga emas berjangka AS menetap 1,9 persen lebih tinggi pada USD 1.825,50.

Harga emas naik secara signifikan karena prospek kenaikan suku bunga mungkin melambat, kata Bob Haberkorn, ahli strategi pasar senior di RJO Futures.

"Inflasi mencetak sinyal ke pasar bahwa kenaikan suku bunga yang dilakukan Fed berhasil dan mereka mungkin tidak perlu seagresif minggu ini atau dalam beberapa bulan mendatang," tambah Haberkorn.

Harga konsumen AS hampir tidak naik pada bulan November di tengah penurunan harga bensin dan mobil bekas, yang menyebabkan kenaikan inflasi tahunan terkecil dalam hampir setahun.

Dolar AS Terjun Bebas

Untuk memperkuat nilai tambah produk emas, Antam terus melakukan inovasi produk dan penjualan.

Menyusul data tersebut, dolar turun lebih dari 1 persen ke level terendah hampir enam bulan, membuat emas lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya. Benchmark US Treasury 10-year note yields juga turun.

Harga berjangka dana Fed sekarang menyiratkan peluang yang lebih baik dari sebelumnya bahwa Fed akan mengikuti kenaikan suku bunga setengah poin yang diharapkan minggu ini dengan kenaikan suku bunga 25 basis poin yang lebih kecil pada bulan Februari.

"Jika Fed benar-benar mengabaikan nada hawkishnya, emas dapat memiliki jalur menuju level $1.861," kata Edward Moya, analis senior OANDA, dalam sebuah catatan.

Pernyataan kebijakan bank sentral AS akan dirilis hari Rabu.

Suku bunga yang lebih rendah cenderung bermanfaat untuk bullion karena menurunkan biaya peluang untuk memegang aset yang tidak memberikan imbal hasil.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya