Liputan6.com, Jakarta - Maroko belum berhenti membuat kejutan di Piala Dunia 2022 Qatar. Singa Atlas menindaklanjuti kemenangan atas Spanyol dengan mengalahkan Portugal pada babak delapan besar.
Maroko menang 1-0 lewat gol Youssef En-Neysri dalam laga di Stadion Al Thumama, Sabtu (10/12) malam WIB. Hasil itu membuat Maroko sebagai tim Afrika pertama dalam sejarah yang mencapai semifinal Piala Dunia.
Advertisement
Tidak hanya itu, pasukan Walid Regragui baru kebobolan sekali dalam lima pertandingan Piala Dunia 2022. Gol itu pun merupakan gol bunuh diri saat menang 2-1 atas Kanada.
Padahal, Maroko menghadapi lawan-lawan yang tidak mudah. Mereka telah melawan Belgia, Spanyol, Portugal, dan runner up Piala Dunia 2018 Kroasia.
Walid Regragui percaya skuadnya mengirim 'pesan ke dunia', yang kini sepenuhnya berada di belakang cerita Maroko. "Kami menjadi tim yang disukai semua orang di Piala Dunia ini karena kami menunjukkan, jika Anda bekerja cukup keras, menunjukkan semangat dan keyakinan itu, Anda bisa mencapainya," katanya seperti dikutip Fot Mob.
"Ini bukan keajaiban. Banyak yang akan mengatakan itu keajaiban, terutama di Eropa, Tetapi, kami telah melawan Kroasia, Belgia, Spanyol, Portugal tanpa kebobolan."
"Itu bukan keajaiban, ini hasil kerja keras. Kami telah membuat rakyat kami bahagia dan bangga, benua ini bahagia dan bangga, begitu banyak orang di seluruh dunia bahagia," ucap Regragui menambahkan.
Dia bahkan menyamakan skuadnya dengan sosok petinju di film Hollywood Rocky Balboa. "Saat Anda menonton Rocky, Anda mendukungnya karena hati dan komitmennya. Kami adalah Rocky di Piala Dunia ini," ujar Regragui.
"Ketika Anda adalah tim kecil, Anda membutuhkan keyakinan ini. Saya memberi tahu para pemain bahwa Anda tidak pergi ke Piala Dunia untuk bermain tiga pertandingan. Siapa pun yang hanya datang untuk bermain tiga pertandingan tidak bisa ikut dengan saya."
"Sepak bola adalah olahraga terbaik di dunia - Anda bisa percaya, Anda bisa melakukannya. Ini adalah pesan kepada dunia dan saya pikir dunia sekarang bersama Maroko," tutur Regragui.