Kelakuan Ronaldo di Piala Dunia Dianggap Jadi Contoh Buruk untuk Pemain Muda

Cristiano Ronaldo dianggap menjadi contoh buruk untuk pemain muda karena aksinya di Piala Dunia 2022.

oleh Muhammad YantoDiterbitkan 26 November 2022, 08:30 WIB
Penyerang Portugal Cristiano Ronaldo berselebrasi setelah mencetak gol dari titik penalti ke gawang Ghana pada duel grup H Piala Dunia 2022 di stadion 974, Kamis (24/11/2022). Ronaldo mencetak satu gol di titik penalti di menit ke-65 dalam kemenangan 3-2 Portugal atas Ghana. (AP Photo/Manu Fernandez)

Liputan6.com, Jakarta Kapten Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo dianggap bermain curang saat mendapatkan penalti melawan Ghana di Piala Dunia 2022 Qatar

Portugal berhasil memetik poin penuh saat kalahkan Ghana 3-2 pada duel grup H Piala Dunia 2022 di stadion 974, Kamis (24/11/2022). Tiga gol Portugal dicetak Cristiano Ronaldo, Joao Felix dan Rafael Leao.

Adapun gol Ronaldo tercipta melalui tendangan penalti. Eks pemain Manchester United itu dijatuhkan Salisu di dalam kotak terlarang pada menit ke-62.

Mantan striker Chelsea Chris Sutton menyoroti aksi Ronaldo pada laga itu. Dia menyebut Ronaldo telah bermain curang untuk mndapatkan keuntungan penalti.

Sutton mengecam pemenang Ballon d'Or lima kali itu dengan mengklaim bahwa dia memberi contoh buruk bagi pemain-pemain muda.

“Ofisial VAR benar-benar pekerjaan bodoh. Itu bukan permainan bagus dari Ronaldo, itu adalah contoh yang buruk bagi anak-anak muda di mana pun di seluruh dunia," kata Sutton, dilansir Daily Mail

“Dia pemain yang brilian tapi itu curang. Saya pikir ofisial harus lebih kuat, sungguh memalukan bagaimana mereka melewatkannya," sambungnya.

Lebih lanjut, Sutton mengaku tak habis pikir mengapa wasit memberikan penalti kepada Portugal. Padahal menurutnya itu bukan sebuah pelanggaran terhadap Ronaldo

“Saya tidak percaya ada orang yang berkomentar mengatakan itu penalti, itu bukan penalti, itu konyol, itu curang dan rusak. Itu mengerikan," jelasnya..


Bikin Pelatih Ghana Jengkel

Penyerang Portugal Cristiano Ronaldo berselebrasi setelah mencetak gol dari titik penalti ke gawang Ghana pada duel grup H Piala Dunia 2022 di stadion 974, Kamis (24/11/2022). Pemain yang sudah berusia 37 tahun itu terlihat semringah seusai mencetak gol. Selebrasi khasnya sudah kembali. (AP Photo/Hassan Ammar)

Pelatih Ghana Otto Addo marah dengan keputusan wasit Ismail Elfath yang menghadiahkan Portugal penalti. Ia percaya Mohammed Salisu memenangkan bola Ronaldo di kotak penalti.

Addo pun mengecam kinerja Elfath pada laga perdana Ghana di Piala Dunia 2022 Qatar. Saat ditanya apakah Ronaldo diuntungkan dari keputusan itu, dia berkata: "Saya pikir Anda harus bertanya kepada wasit. Saya tak punya bukti tentang itu, tapi kami sedang memainkan bola, lalu ada kontak."

"Saya tidak tahu apa yang mereka lakukan, saya tidak tahu apakah VAR tidak diperhatikan."

"Jika saya melihat momen itu, itu luar biasa. Jika Anda melihat tayangan ulang, kami memainkan bola. Itu sebenarnya pelanggaran terhadap kami," ucap Addo menambahkan seperti dikutip Fot Mob.

Lanjut Baca:

Kemenangan Portugal semankin lengkap dengan catatan sejarah yang dibuat Cristiano Ronaldo. Pesepak bola berusia 37 tahun itu menjadi pemain pertama yang mencetak gol dalam lima Piala Dunia. Dia mengungguli Lionel Messi yang mencetak gol di empat edisi Piala Dunia. Megabintang asal Argentina tersebut sejajar dengan Miroslave Klose (Jerman), Pele (Brazil), dan Uwe Seeler (Jerman). Selain itu, Gol ke gawang Ghana membuat Ronaldo semakin tak terkejar sebagai pemegang rekor pencetak gol terbanyak di level timnas. Eks pemain Manchester United itu kini menorehkan 118 gol untuk Timas Portugal.  

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya