BNPB: Korban Meninggal Gempa Cianjur 271 Orang

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto memperbaharui jumlah korban jiwa, akibat bencana gempa di Cianjur. diketahui korban per pukul 5 sore hari ini, 23 November 2022 adalah sebanyak 271 jiwa.

oleh Muhammad Radityo PriyasmoroDiperbarui 23 November 2022, 17:42 WIB
Tim gabungan melakukan pencarian korban gempa Cianjur di kawasan Cugenang yang longsor, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Selasa (22/11/2022). Hingga siang ini, menurut Menko PMK Muhadjir Effendy korban meninggal akibat gempa Cianjur mencapai 162 orang. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Liputan6.com, Jakarta - Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto memperbaharui jumlah korban jiwa, akibat bencana gempa di Cianjur. Sesuai data yang tercatat by name dan by address diketahui korban gempa per pukul 5 sore hari ini, 23 November 2022 adalah sebanyak 271 jiwa.

“Ada tambahan 271 yang meninggal,” kata Suharyanto saat jumpa pers, seperti dikutip daring, Rabu (23/11/2022).

Selain korban jiwa, Suharyanto mengatakan masih terdapat laporan orang hilang sebanyak 40 orang. Data orang hilang tersebar di dua tempat, 39 orang di wilayah Cigenang dan 1 orang di wilayah Warung Kondang.

Suharyanto memastikan, data tersebut akan terus diperbaharui, termasuk data korban jiwa. Sebab, pihaknya harus mengonfirmasi kepada masyarakat di semua titik lokasi terdampak apakah ada dari keluarga yang telah memakamkan jasad kerabat tanpa melapor kepada pusat data setempat.

“Jadi ini akan kami telusuri apakah ada yang dimakamkan oleh keluarga atau tidak apakah 271 ini sudah masuk data itu atau belum karena bisa saja miss-nya data di situ. Tapi 271 ini sudah sesuai by name by address di seluruh rumah sakit di Cianjur,” jelas Suharyanto.

Jumlah Pengungsi 61.908 Orang

Korban gempa menjalani perawatan di RSUD Sayang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Senin (21/11/2022). Data BNPB mencatat, hingga pukul 19.34 WIB sebanyak 62 warga menjadi korban meninggal dunia dan 25 orang tercatat masih tertimbun reruntuhan akibat gempa dengan kekuatan 5,6 SR di Kabupaten Cianjur. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Terakhir terkait korban luka, Suharyanto mengatakan terdapat 2043 orang dan data pengungsi hingga saat ini tercatat sebanyak 61.908 orang. Selain itu, kerugian materil yang tercatat sebanyak 56.320 rumah rusak, terdiri dari rusak berat 22.241 rumah, rusak sedang 11.641 rumah, rusak ringan 22.090.

“Data rumah rumah ini akan terus diverifikasi, rumah-rumah ini didata dari RT RW kepala desa sampai dengan kepala organisasi perangkat daerah,” dia menutup.

INFOGRAFIS: Deretan Gempa Terbesar di Indonesia dalam 5 Tahun Terakhir (Liputan6.com / Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya