Liputan6.com, Jakarta- Qatar membuka turnamen Piala Dunia 2022 melawan Ekuador pada Minggu (20/11/2022) malam WIB. Piala Dunia adalah sumber kebanggaan nasional yang luar biasa bagi Qatar dalam upayanya untuk meningkatkan profilnya di panggung global dan mendorong menuju modernisasi. Tapi bagaimana dengan timnasnya?
"Hal terbaik yang bisa terjadi adalah fokus pada sepak bola, tetap tenang dan menghindari kebisingan dan rumor," kata pelatih Qatar Felix Sanchez, dikutip dari Fresno Bee. “Jelas kami tidak suka ketika orang mengkritik negara kami. Kami berhasil melakukan persiapan yang hebat, tetap tenang dan begitulah cara kami merencanakan ini," tambahnya.
Advertisement
Qatar belum pernah tampil di Piala Dunia sebelumnya dan mereka akan menghadapi tantangan besar untuk keluar dari Grup A, yang juga termasuk Senegal dan Belanda. Afrika Selatan pada tahun 2010 adalah satu-satunya negara tuan rumah yang gagal melewati babak penyisihan grup, jadi menghindari itu tentu akan menjadi kesuksesan tersendiri.
Minggu 20 November 2022 mungkin harapan terbaik bagi Qatar untuk meraih tiga poin melawan tim Ekuador yang hanya lima tempat di atasnya di No. 44 di peringkat FIFA.
Persiapan Qatar untuk turnamen ini telah berlangsung selama beberapa tahun, termasuk keterlibatan di Copa America 2019 dan Piala Emas CONCACAF 2021. Tapi kemenangan di Piala Asia 2019 menjadi bukti potensi negara tersebut untuk memberikan kejutan selama beberapa pekan ke depan.
Gelar kontinental itu didalangi oleh Sanchez, yang telah menjabat sejak 2017 dan sebelumnya memimpin tim U-19. Pelatih asal Spanyol berusia 46 tahun itu mempelajari keahliannya di akademi Barcelona dan pengaruhnya luar biasa, dengan kesuksesan Piala Asia menjadi momen yang menonjol.
Level Piala Dunia Berbeda
Qatar memang berhasil menunjukkan kesuksesan di level Asia, tapi jelas bahwa Piala Dunia adalah level yang sama sekali berbeda.
"Kami sadar siapa kami, dari mana kami berasal dan siapa yang kami hadapi," kata Sanchez. "Kami akan mencoba memberikan segalanya, mencoba bersaing melawan tim berbakat seperti itu. Ini akan menjadi tantangan besar bagi kami.