Sepak Bola dan Ayam Goreng, Al Baik Datang Menjelang Piala Dunia 2022

Tak hanya hiburan, acara budaya dan pertandingan, Piala Dunia 2022 di Qatar juga mendatangkan Al Baik, ayam goreng ternama dari Arab Saudi.

oleh Yo KavyaDiperbarui 21 November 2022, 13:30 WIB
Warga Qatar memborong makanan sebelum perbatasan Saudi ditutup (Doha News).

Liputan6.com, Jakarta Antrean panjang terjadi di area tandus dan berdebu di belakang stasiun metro di Doha, ibu kota Qatar yang jadi tempat penyelenggaraan Piala Dunia 2022. Dibutuhkan 20 menit untuk sampai di konter tempat memesan, lalu tambahan 30 menit sebelum bisa mendapatkan ayam panggang dan kentang yang terkenal.

Mereka rela antre panjang dan lama untuk mendapatkan ayam Al Baik. Ayam yang telah dibumbui dengan bumbu rahasia, digulung dalam adonan dan kemudian digoreng untuk menghasilkan kelembapan yang nikmat.

Piala Dunia 2022 di Qatar tak hanya menyajikan lusinan acara budaya, program hiburan, tapi juga makanan. Al Baik salah satunya.

Al Baik datang dengan empat truk makanan. Sudah dinantikan antrean pembeli, yang merasakan kegembiraan ketika sudah mendekati konter untuk mengambil pesanannya.

Suasana antrean itu sendiri sudah menciptakan komunitas tersendiri. Menjadi oase di area yang tandus dan berdebu.

Orang-orang menyanyikan lagu dan mengibarkan bendera meskipun ada petugas lalu lintas untuk menjaga ketertiban dan memastikan semua orang tetap mengantri. Sedangkan penjaga keamanan mendorong mereka yang menunggu untuk bersabar, memberi tahu mereka bahwa makanan akan sepadan.

Mereka pantas melakukan antisipasi menjaga ketertiban sejak Al Baik mem-posting video yang menunjukkan truk makanan mereka berangkat ke Qatar menjelang pesta sepak bola terbesar hari Minggu (21/11/2022).

Antusiasme itu menjadi dua kali lipat bagi mereka yang pernah merasakan Al Baik di Arab Saudi, terutama selama umrah dan haji.  

Bagi orang lain, yang belum pernah mencicipi makanan Al Baik, tetapi hanya mendengar tentang hype dari teman dan kolega, itu adalah sesuatu yang baru untuk dinikmati dan dinantikan.

“Saya tidak tahu seperti apa rasanya, tetapi saya melihat video di TikTok menunjukkan kerumunan besar, jadi saya pikir itu pasti enak,” kata Mohammad Subair, lelaki dari India, kepada Al Jazeera sambil dengan sabar menunggu giliran untuk memesan.


Krisis Teluk

Buruh bekerja di bundaran di sepanjang jalan menjelang turnamen sepak bola Piala Dunia Qatar 2022 di Doha, Rabu (16/11/2022). Pertandingan Qatar vs Ekuador di Stadion Al Bayt, Al Khor, akan menjadi laga pembuka Piala Dunia 2022. (AFP/Raul Arboleda)

Hanya ada satu item di menu: Makanan nugget ayam. Istri dan anak laki-laki Subair melihat saat dia memesan campuran makanan pedas dan sederhana dari salah satu dari enam pria yang bekerja di belakang banyak konter.

Lanjut Baca:

Mohammad menunggu di barikade saat teman-temannya mengambil pesanan mereka. Dia adalah seorang insinyur sipil dari Sudan, tetapi di atas segalanya dia adalah penggemar sepak bola. Dia telah mengambil tiket untuk beberapa pertandingan, membeli kaus pemain favoritnya dan menghadiri acara uji coba Festival Penggemar FIFA saat dia menandai aktivitas di daftar periksanya. Dia makan ayam terkenal ini untuk kedua kalinya, dan memiliki pertanyaan penting: "Mengapa mereka harus menunggu sampai Piala Dunia untuk membawanya ke sini?" Jawabannya sebagian terletak pada krisis Teluk yang dimulai pada Juni 2017 ketika Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Mesir memutuskan semua hubungan diplomatik dan perdagangan dengan Qatar. Lalu diikuti dengan   memberlakukan blokade udara, darat, dan laut. Hal itu berlangsung selama tiga setengah tahun dengan empat negara menuduh Qatar mendukung "terorisme" dan mengklaim itu terlalu dekat dengan Iran.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya