Deja vu Brasil, Swiss, dan Serbia Kembali Segrup di Piala Dunia 2022

Piala Dunia 2022 seperti deja vu dengan kembali berkumpulnya Brasil, Swiss, dan Serbia dalam Grup G. Ketiganya juga satu grup di Piala Dunia 2018.

oleh Yo KavyaDiperbarui 17 Oktober 2022, 20:25 WIB
Aksi pemain Swiss, Xherdan Shaqiri menghalau bola dari kejaran pemain Kosta Rika pada laga terakhir grup E Piala Dunia 2018 di Nizhny Novgorod Stadium, Nizhny Novgorod, Rusia, (27/6/2018). Swiss bermain imbang 2-2 dengan Los Ticos. (AP/Natasha Pisarenko)

Liputan6.com, Jakarta - Ada yang menarik, dan terlewatkan, dari hasil undian Grup G Piala Dunia 2022 yakni yang dihuni oleh Brasil, Serbia, Swiss dan Kamerun.

Grup itu seakan deja vu bagi Brasil, Swiss, dan Serbia. Pasalnya, ketiganya kembali berada dalam satu grup lagi, sama halnya di Piala Dunia 2018. Satu-satunya perbedaan adalah Kosta Rika telah digantikan oleh Kamerun untuk turnamen tahun 2022 ini.

Brasil tentu saja jadi unggulan di Grup G untuk lolos babak penyisihan, bahkan salah satu favorit juga Piala Dunia Qatar.

Di Piala Dunia 2018 Brasil dan Swiss berhasil melaju ke babak 16 besar. Namun, perjalanan dalam Piala Dunia 2018 tidaklah mulus bagi Brasil, Swiss, Serbia .

Mari kita lihat hasil dari Piala Dunia 2018 lalu, yang bisa menjadi cerminan ketiga tim untuk memberikan performa lebih baik di Qatar.

Brasil memulai babak penyisihan saat itu dengan hasil imbang 1-1 menghadapi Swiss. Unggul lebih dulu lewat Philippe Coutinho di menit ke-20, lalu skor jadi imbang hanya lima menit saat memasuki babak kedua.

Dalam pertandingan kedua, Brasil bermain lebih baik dengan menang 2-0 atas Kosta Rika. Kembali Coutinho menyumbangkan gol, ditambah oleh Neymar. Namun, kedua gol itu dicetak bukan di waktu normal. Gol Coutinho tercipta di menit ke-91, sedangkan Neymar di menit ke-97.

Akhirnya Brasil mengakhiri babak penyisihan grup dengan kemenangan 2-0 atas Serbia dengan Paulinho dan Thiago Silva mendapatkan diri mereka di papan skor.


Serbia

Para pemain Swedia melakukan selebrasi usai mengalahkan Swiss pada laga 16 besar Piala Dunia di Stadion St. Petersburg, Selasa (3/7/2018). Swedia menang 1-0 atas Swiss. (AP/Martin Meissner)

Di babak 16 besar, Brasil mencatat kemenangan 2-0 atas Meksiko. Namun Langkah Brasil diganjal Belgia pada perempat final Piala Dunia 2018. Dalam laga yang berlangsung dramatis di Kazan Arena, 7 Juli 2018, Brasil takluk 1-2.

Belgia disebut menang heroik karena berhasil menahan gempuran Brasil yang mendominasi laga. Tercatat sepanjang laga, Belgia menerima 27 tembakan dari Brasil dan sembilan di antaranya tepat sasaran. Akan tetapi, kehebatan penjaga gawang Thibaut Courtois menggagalkan ambisi Brasil menjadi yag terbaik di Piala Dunia 2018.

Lanjut Baca:

Hasil itu seharusnya menjadi pelajaran bagi Brasil untuk Piala Dunia 2022 untuk tidak menganggap enteng siapapun, termasuk Swiss. Serbia jelas tak mau mengulangi hasil di Piala Dunia 2018 Rusia, ketika hanya mendapatkan satu kemenangan dan dua kekalahan. Awalnya tim berjuluk The Eagles itu mengawali Piala Dunia 2018 dengan raihan tiga angka, setelah menang tipis atas Kosta Rika berkat bek kiri Aleksandar Kolarov.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya