Wisatawan asing dan staf bandara berjalan di Bandara Internasional Haneda, Tokyo, Selasa (11/10/2022). Pembatasan ketat perbatasan Jepang dilonggarkan, memungkinkan wisatawan dengan mudah masuk untuk pertama kalinya sejak dimulainya pandemi COVID-19. (AP Photo/Eugene Hoshiko)
Wisatawan asing berjalan setibanya di Bandara Internasional Haneda, Tokyo, Selasa (11/10/2022). Pengunjung individu atau solo travel kembali disambut, bukan hanya mereka yang bepergian dengan kelompok resmi. (AP Photo/Eugene Hoshiko)
Wisatawan asing berkumpul setibanya di Bandara Internasional Haneda, Tokyo, Selasa (11/10/2022). Mulai 11 Oktober, Jepang memulihkan pariwisata individu dan perjalanan bebas visa kepada orang-orang dari negara tertentu selama mereka divaksinasi. (AP Photo/Eugene Hoshiko)
Wisatawan asing berjalan setibanya di Bandara Internasional Haneda, Tokyo, Selasa (11/10/2022). Kebijakan pelonggaran persyaratan kontrol perbatasan Covid-19 merupakan langkah akan menghidupkan kembali industri pariwisata Jepang yang sempat "mati suri" akibat pandemi Covid-19. (AP Photo/Eugene Hoshiko)
Salah satu wisatawan asing berdiri di depan papan informasi penerbangan setibanya di Bandara Internasional Haneda, Tokyo, Selasa (11/10/2022). Langkah Jepang untuk menghapus sebagian besar pembatasan pada turis asing akhirnya mulai diterapkan ketika gelombang pandemi paling mematikan di negara itu surut. (AP Photo/Eugene Hoshiko)
Salah satu wisatawan asing berjalan setibanya di Bandara Internasional Haneda, Tokyo, Selasa (11/10/2022). Jepang termasuk negara yang mempertahankan beberapa tindakan perbatasan paling ketat di antara negara-negara ekonomi utama sejak awal pandemi. (AP Photo/Eugene Hoshiko)
Wisatawan asing tiba di Bandara Internasional Haneda, Tokyo, Selasa (11/10/2022). Sebelumnya, Jepang memblokir masuknya pengunjung selama dua tahun hingga mulai dibuka kembali secara bertahap pada Juni. (AP Photo/Eugene Hoshiko)
Wisatawan asing tiba di Bandara Internasional Haneda, Tokyo, Selasa (11/10/2022). Berbeda dengan banyak negara, masker wajah tetap digunakan hampir oleh seluruh masyarakat di Jepang, meskipun saat ini tidak ada kewajiban hukum untuk menggunakannya. (AP Photo/Eugene Hoshiko)