Profil Dylan Timber, Sudara Pemain Incaran MU yang Bakal Bertemu Timnas Indonesia

Dylan Timber dipanggil memperkuat timnas Curacao menggantikan pemain yang tidak bisa berangkat.

oleh Marco TampubolonDiperbarui 23 September 2022, 22:44 WIB
Timnas Curacao mendarat di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, pada Rabu (21/9/2022) malam WIB. (Twitter/@@Curacaofootbal1)

Liputan6.com, Jakarta Nama Dylan Timber yang ikut diboyong Timnas Curacao menghadapi FIFA matchday melawan Timnas Indonesia cukup mencuri perhatian. Padahal pemain berusia 22 tahun itu merupakan satu dari beberapa nama pemain yang belakangan dipanggil dalam lawatan timnas Curacao ke Indonesia. 

Sebelumnya, nama Dylan tidak masuk dalam 23 nama yang dipanggil oleh pelatih Remko Bicentini. Dylan baru diajak setelah sejumlah pemain tidak bisa tampil akibat cedera dan alasan lainnya. 

Akun Twitter resmi Federasi Sepak Bola Curacao menyebutkan, ada lima nama baru yang diboyong ke Indonesia, yakni Dylan, Shermaine Martina, Shedrion Mathilda,Bradley Martis, dan Ayrton Statie. Mereka akan menggantikan pemain yang tidak bisa berangkat seperti Vurnon Anita dan Elson Hooi.  

Dylan Timber bermain di posisi bek tengah. Sosoknya pun langsung mencuri perhatian karena memiliki nama belakang yang sama dengan salah satu  bintang Ajax Amsterdam, yakni Jurrien Timber

Ternyata hal itu bukanlah sebuah kebetulan belaka. Dylan Timber dan Jurrien Timber memang masih bersudara. Dylan merupakan kakak Jurrien yang memilih bermain untuk timnas Belanda. Selain Dylan, Jurrien yang kembar dengan Quinten Timber juga punya dua saudara lagi, Shamier dan Chris. 

Baik Dylan maupun Jurrien sama-sama bermain di Liga Belanda, Eredivisie. Begitu juga dengan Quinten. Dylan saat ini memperkuat FC Utrecht sementara Quinten bermain untuk Feyeenord. 

 

 


Profil Dylan Timber

Timnas Curacao saat bertanding dalam sebuah kejuaraan (dok. Federasi Sepak Bola Curacao)

Dylan Timber mengawali kariernya dari SV Kampong yang berada di Utrecht. Klub dengan nama bernuansa Indonesia tersebut merupakan salah satu yang tertua dan terbesar di Belanda.

Selain sepak bola SV Kampong juga memiliki klub cricket dan hoki lapangan.

Dylan awalnya bermain untuk tim U-19 SV Kampong pada tahun 2019. Dia kemudian dipromosikan ke tim utama setahun kemudian, sebelum akhirnya pindah ke Sparta Nijkerk, 2020.

Setahun kemudian, Dylan kembali pindah. Dia lalu memperkuat tim U-21 FC Utrecht.

Seperti adiknya Jurrien, Dylan juga bermain sebagai bek tengah.

Dylan juga lahir di Belanda. Hanya saja, dia lebih memilih kewarganegaraan Curacao.

Lanjut Baca:

Hingga saat ini, pria kelahiran 15 April 2000 itu belum sekalipun tampil bersama timnas Curacao.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya