Iran Ganti Pelatih, Carlos Queiroz Kembali Hadir di Piala Dunia untuk Ketiga Kalinya

Sebuah langkah gila kembali dilakukan Iran dengan memecat Dragan Skocic dan mendatangkan lagi Carlos Queiroz sebagai pelatih tim nasional Iran. Langkah Asosiasi Sepakbola Iran (FFIRI) itu hanya 75 hari menjelang pembukaan Piala Dunia 2022

oleh Yo KavyaDiterbitkan 14 September 2022, 19:30 WIB
Wanita Iran bersorak saat menyaksikan laga kualifikasi Piala Dunia 2022 antara Iran dengan Kamboja di Stadion Azadi, Teheran, Iran, Kamis (10/10/2019). Dalam stadion tampak para suporter perempuan antusias mengibar-ibarkan bendera Iran dan bersorak untuk tim. (AP Photo/Vahid Salemi)

Liputan6.com, Jakarta Drama dari Iran seperti tak henti terjadi. Sebuah langkah mengejutkan, jika tak disebut gila, kembali dilakukan dengan memecat Dragan Skocic dan mendatangkan lagi Carlos Queiroz sebagai pelatih tim nasional Iran. Langkah Asosiasi Sepakbola Iran (FFIRI) itu hanya 75 hari menjelang pembukaan Piala Dunia 2022.

“Carlos Queiroz kembali dan menjadi pelatih Iran Lagi! Terima kasih kepada Dragan Skocic dari Federasi Iran. Selamat datang kembali, bos!” ujar FFIRI dalam pernyataan resminya seperti dikutip dari akun Twitter timnas Iran.

Iran tergabung di Grup B bersama Inggris, Amerika Serikat, dan Wales. Mereka akan membuka kiprahnya dengan menghadapi The Three Lions pada 21 November 2022 di Stadion Internasional Khalifa.

Sebelumnya FFIRI sudah pernah memecat Skocic pada 12 Juli 2022 lalu, namun enam hari kemudian menganulir sendiri keputusannya dengan Kembali memanggil pelatih berkebangsaan Kroasia itu.

Saat itu FFIRI beralasan bahwa mereka tidak menemukan pengganti Skocic menjelang Piala Dunia 2022.

Skocic sendiri punya rekor apik selama menangani timnas Iran. Dari 18 laga yang dilakoni bersama pelatih asal Kroasia itu, Team Melli merebut 15 kemenangan, 1 kali seri, dan hanya 2 kali kalah. Namun, rekor apik itu rupanya tak membuat petinggi FFIRI yakin Skocic bisa membawa Iran tampil apik di Qatar nanti.

Langkah mencopot Skocic dan memilih Queiroz itu merupakan pemenuhan janji Presiden FFIRI, Mehdi Taj.

Saat kampanye pemilihan presiden, dia memang berjanji membawa kembali Queiroz ke Team Melli. Pekan lalu, dia secara resmi terpilih sebagai Presiden FFIRI. Sebelumnya, dia juga menduduki jabatan serupa pada 2016 hingga 2019.


Pelipur Lara

Iran juga memiliki julukan untuk Timnasnya yakni Tim Melli dalam bahasa Persia memiliki arti tim nasional. Namun ada beberapa julukan lain untuk Iran seperti Shirane Iran yang berarti Singa Iran, Shirdelan yang berarti Hati Singa dan Pangeran Persia. (AFP/Atta Kenare)

Suporter timnas Iran sebenarnya mendukung Skocic, yang telah menunjukkan tangan dinginnya. Di putaran akhir kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia, timnas Iran sempat menahan Korsel 1-1, Di pertemuan berikutnya Iran kalah 0-2.

Akan tetapi, kehendak Mehdi Taj tak bisa dicegah. Suporter harus menerima Queiroz yang justeru tak punya rekor bagus di Piala Dunia. Pelatih kawakan asal Portugal itu tidak punya rekor bagus di Piala Dunia.

Lanjut Baca:

Di Piala Dunia Brasil 2014 dan Rusia 2018 Iran sama-sama tersungkur pada fase grup. Sedangkan di Piala Dunia 2014, Iran hanya mengoleksi 1 poin hasil imbang dengan Nigeria serta kalah dari Argentina dan Bosnia & Herzegovina. Adapun pada Piala Dunia 2018, Team Melli menang atas Maroko, imbang dengan Spanyol, dan hanya kalah dari Portugal.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya