Pencarian Korban KM Mutiara Diminta Dihentikan

Meski masih ada 26 korban terbakarnya KM Mutiara Indah yang belum ditemukan, Tim SAR mengusulkan pencarian dihentikan. Sejauh ini pencarian telah dilakukan secara optimal.

oleh Liputan6Diterbitkan 02 Maret 2003, 14:00 WIB
Liputan6.com, Medan: Pencarian korban terbakar dan tenggelamnya Kapal Motor Mutiara Indah di perairan Tanjung Siapi-api, Sumatra Utara, telah memasuki hari kedelapan, Ahad (2/3). Meski pencarian sudah diperluas hingga ke wilayah Kepuluan Riau, ke-26 korban yang diperkirakan tewas belum juga ditemukan. Itulah sebabnya, Tim Search and Rescue mengusulkan pencarian dihentikan saja pada petang ini.

Menurut Komandan Pos Angkatan Laut Belawan Letnan Satu Tubagus Budi Wahyudi, usulan penghentian dilakukan mengingat pencarian sejauh ini sudah optimal. Apalagi, tim yang dibagi dua kelompok ini juga sudah menyisir hingga perairan Kepri. Namun, karena derasnya ombak dan keterbatasan alat pendukung, tim hanya mampu menemukan 44 korban dalam keadaan meninggal. Sedang 26 korban yang belum ditemukan diduga tewas dan terbawa arus. Kendati begitu, Budi meminta para nelayan dan Satuan Tugas Satuan Polisi Air dan Udara Tajung Asahan tetap mencari korban yang belum ditemukan.

Di lain pihak, selain nakhoda kapal Efendi Simatupang yang sudah menjadi tersangka, Kepolisian Resor Asahan juga menetapkan kepala kamar mesin Efendi Purba, sebagai tersangka. Keduanya dituduh lalai yang akhirnya mengakibatkan tewasnya orang lain. Sedangkan tersangka lainnya Apeng, pemilik kapal kini masih mendekam di Markas Polres Asahan [baca: Pencarian Korban Kapal Mutiara Diperpanjang].(ORS/Chaerul Darma dan Cuk Arbianto)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya