Putri dari Pria yang Disebut Otak Vladimir Putin Tewas dalam Ledakan Mobil

Putri dari pria yang menjadi sekutu dekat Presiden Rusia Vladimir Putin dilaporkan terbunuh di dekat Moskow.

oleh Hariz BarakDiterbitkan 21 Agustus 2022, 18:00 WIB
Presiden Rusia Vladimir Putin saat bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Moskow, Rusia, 7 Februari 2022. Vladimir Putin dan Emmanuel Macron berupaya menemukan titik temu atas Ukraina dan NATO di tengah kekhawatiran Rusia sedang mempersiapkan invasi ke Ukraina. (SPUTNIK/AFP)

Liputan6.com, Moskow - Putri dari pria yang menjadi sekutu dekat Presiden Rusia Vladimir Putin dilaporkan terbunuh di dekat Moskow.

Menurut media pemerintah, Darya Dugina meninggal setelah mobilnya terbakar saat dia dalam perjalanan pulang, demikian seperti dikutip dari BBC, Minggu (21/8/2022).

Diperkirakan bahwa ayahnya, filsuf Rusia Alexander Dugin yang dikenal sebagai Putin's brain (otak Putin)," mungkin telah menjadi target yang dimaksudkan dari serangan itu.

Dugin adalah ideolog ultra-nasionalis terkemuka yang diyakini dekat dengan presiden Rusia.

Menurut outlet media Rusia 112, pasangan itu akan melakukan perjalanan kembali dari sebuah acara pada Sabtu malam dengan mobil yang sama sebelum Dugin membuat keputusan untuk melakukan perjalanan secara terpisah dari putrinya pada menit terakhir.

Rekaman yang belum diverifikasi yang diposting di Telegram tampaknya menunjukkan Dugin menonton dengan kaget ketika layanan darurat tiba di lokasi kecelakaan kendaraan yang terbakar.

BBC belum dapat memverifikasi rekaman tersebut secara independen.

Lembaga penegak hukum mengkonfirmasi kepada kantor berita Tass bahwa seorang pengemudi wanita meninggal ketika sebuah SUV meledak di desa Bolshiye Vyazemy, tetapi tidak memberikan rincian lebih lanjut.

Sejauh ini belum ada komentar resmi dari otoritas Rusia.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

 

Sekutu Dekat Presiden Putin

Presiden Rusia Vladimir Putin (Mikhail Klimentyev/Pool Photo via AP)

Meskipun tidak memegang posisi resmi dalam pemerintahan, ayah Dugina adalah sekutu dekat presiden Rusia dan bahkan telah dicap "Rasputin Putin".

Putri filsuf itu, Darya Dugina, sendiri adalah seorang jurnalis terkemuka yang secara vokal mendukung invasi ke Ukraina.

Awal tahun ini dia dijatuhi sanksi oleh otoritas AS dan Inggris, yang menuduh pria berusia 30 tahun itu berkontribusi pada "disinformasi" online sehubungan dengan invasi Rusia.

Pada bulan Mei, dia menggambarkan perang sebagai "benturan peradaban" dalam sebuah wawancara dan menyatakan kebanggaannya pada kenyataan bahwa dia dan ayahnya telah diberi sanksi oleh Barat.

Alexander Dugin dijatuhi sanksi oleh AS pada 2015 atas dugaan keterlibatannya dalam aneksasi Krimea oleh Rusia.

Tulisan-tulisannya dikreditkan karena memiliki pengaruh mendalam pada pandangan dunia Vladimir Putin dan ia dianggap sebagai arsitek intelektual utama dari ideologi ultra-nasionalis yang dianut oleh banyak orang di Kremlin.

Selama bertahun-tahun, Dugin telah meminta Moskow untuk menegaskan dirinya lebih agresif di panggung global dan telah mendukung aksi militer Rusia di Ukraina.

 

Presiden Rusia Vladimir Putin Telepon Jokowi

Presiden Rusia Vladimir Putin. (AFP)

Presiden Federasi Rusia Vladimir Putin dan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) mengadakan percakapan telepon. Hal itu diketahui dari unggahan informasi melalui akun Instagram Kedutaan Besar Rusia di Jakarta @rusemb_indonesia baru-baru ini.

Sejumlah hal dibahas dalam percakapan antara Vladimir Putin dan Jokowi tersebut.

"Vladimir Putin menyampaikan ucapan selamat Ulang Tahun ke-77 Republik Indonesia kepada Joko Widodo dan rakyat Indonesia," demikian menurut informasi @rusemb_indonesia yang dikutip Jumat (19/8/2022).

Selain ucapan selamat HUT ke-77 RI, disebutkan bahwa kedua pemimpin membahas hubungan Rusia-Indonesia dengan fokus pada implementasi kesepakatan yang dicapai selama kunjungan Jokowi ke Rusia baru-baru ini, termasuk mempromosikan sejumlah proyek bilateral utama di bidang ekonomi dan perdagangan.

"Dibicarakan ketahanan pangan global. Antara lain, Vladimir Putin memberitahu upaya Rusia bersama Turki dan Sekretariat PBB untuk menstabilkan pasar biji-bijian dan pupuk global," jelas pihak Kedubes Rusia di Jakarta melalui akun resmi Instagram mereka.

Pada kesempatan itu, disebutkan pula bahwa Rusia memberikan dukungan atas presidensi G20 Indonesia yang akan dilangsungkan pada November mendatang.

"Sehubungan dengan presidensi G20 Indonesia, persiapan untuk KTT di Bali pada bulan November juga disinggung."

Simak Infografis Berikut:

Infografis Hasil Pertemuan Jokowi dengan Vladimir Putin di Kremlin. (Liputan6.com/Trieyasni)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya