Liputan6.com, Jakarta Awal karier Erik Ten Hag di Manchester United atau MU tidak berjalan sesuai harapan. Alih-alih memberi kejutan, dua partai perdana Setan Merah di ajang Liga Inggris 2022/23 justru berakhir dengan tragis.
Di laga perdana, Ten Hag yang digadang-gadang bakal mengembalikan kejayaan MU gagal membawa timnya memetik poin saat bertemu Brighton. Pada laga ini, Setan Merah bahkan dipaksa menyerah 1-2.
Advertisement
Hasil yang lebih parah malah menghampiri MU di laga berikutnya. Berhadapan dengan Brentford, Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan semakin dipermalukan lewat kekalahan empat gol tanpa balas. Dua kekalahan beruntun ini sekaligus membuat Manchester United untuk sementara terdampar di dasar klasemen.
Legenda sepak bola Belanda, Marco van Basten, belakangan ikut mengomentari keterpurukan MU. Dia melihat, dua kekalahan beruntun itu tidak lepas dari program pramusim Erik Ten Hag yang berantakan. Menurutnya, persiapan dilakukan MU tidak berjalan optimal karena terbentur keinginan meraup untung.
"Yang aneh dari persiapan mereka bertahun-tahun adalah melakukan tur keliling dunia," kata Van Basten kepada Ziggo Sport seperti dilansir dari Sportbible. "Itu membunuh grup. Itu konyol, idiot. Mereka harus berhenti melakukan itu. Secara fisik itu sangat-sangat melelahkan," beber mantan pemain AC Milan itu.
"Mereka melakukan apapun untuk mendapat lebih banyak uang, dan itu tidak masuk akal."
MU kembali melakukan serangkaian tur pramusim pada tahun ini dengan mengunjungi Thailand dan Australia sebelum kemudian bertolak ke Norwegia menghadapi klub La Liga, Atletico Madrid.
Setelah itu, MU baru kembali ke Inggris. Di laga terakhir di Old Trafford, MU ditahan Rayo Vallecano 1-1.
Dilema MU Hadapi Ronaldo
MU sejauh ini masih berusaha mencari tambahan amunisi baru. Sejumlah nama kembali masuk dalam radar Setan Merah di tengah 'kegalauan' klub terkait rencana Cristiano Ronaldo meninggalkan Old Trafford. Pemain Portugal tersebut ngotot pindah dari MU karena ingin bermain di Liga Champions musim ini.
Sejumlah cara telah dilakukan agar CR7 mau bertahan, termasuk mendatangkan Sir Alex Ferguson. Sayang, tidak ada titik temu dan kekasih Georgina Rodriguez itu tetap ingin hengkang ke tim lain.