Derita Cristiano Ronaldo: Mimpi Piala Dunia Terancam Dihancurkan Manchester United

Cristiano Ronaldo kejar trofi Piala Dunia di akhir karirnya.

oleh Anry DhanniaryDiterbitkan 15 Agustus 2022, 09:00 WIB
Reaksi Cristiano Ronaldo (kanan) saat Manchester United dibantai Brentford pada pekan kedua Liga Inggris 2022/2023 di Gtech Community Stadium di London, Sabtu (13/8/2022). (AP Photo/Ian Walton)

Liputan6.com, Jakarta Cristiano Ronaldo akan mencatatkan sebuah rekor kalau sampai dipanggil Timnas Portugal ke Piala Dunia 2022 pada akhir tahun nanti, yaitu tampil di ajang Piala Dunia dalam lima edisi berbeda.

Catatan itu akan menyamai rekor yang dicatatkan legenda-legenda seperti Antonio Carbajal (Meksiko 1950-1966), Lothar Mattheus (Jerman 1982-1998) dan Rafael Marquez (Meksiko 2002-2018).

Namun, satu kekhawatiran muncul yang bisa menganggu persiapan dan penampilan Ronaldo dalam upaya merebut trofi Piala Dunia pertama dalam kariernya.

Apalagi kalau bukan performa Manchester United yang sangat buruk di awal Premier League musim 2022-23 ini.

Setelah tumbang di tangan Brighton Hove Albion di matchday pertama lalu, MU kembali menelan kekalahan saat bertandang ke markas Brentford kemarin. Tak tanggung-tanggung, Ronaldo cs kalah telak 0-4.

MU untuk pertama kalinya dalam 100 tahun mencatatkan dua kekalahan di awal musim, ditambah terjerembab di dasar klasemen sementara.

Untuk menambah duka buat Ronaldo, tak satu pun gol berhasil dicetaknya dalam dua pertandingan tersebut.

Tentu saja ini bukan hal yang diinginkan Ronaldo kalau mau mencapai penampilan terbaiknya di Piala Dunia Qatar bulan November nanti. Karena performa pemain 37 tahun ini akan ditentukan oleh bagaimana permainannya di klub.

Gaya bermain MU sendiri saat ini tengah jadi sorotan. Strategi Erik Ten Hag saat dibantai Brentford dinilai seperti tim anak-anak umur sembilan tahun. Terlalu mudah bagi Brentford yang notabene baru menjalani musim keduanya di kasta Premier League.

Kalau MU terus bermain buruk dan banjir kritik, bukan tidak mungkin hal ini akan berpengaruh pada mentalitas CR7. Apalagi ia akan menjadi bulan-bulanan media Inggris kalau terus gagal cetak gol.


Keputusan Bertahan di MU Kesalahan Besar

Cristiano Ronaldo terlihat lesu saat Manchester United dibantai Brentford 0-4 di Gtech Community Stadium dalam lanjutan Liga Inggris 2022/2023, Sabtu (13/8/2022). (AP Photo/Ian Walton)

Masalah di lapangan yang tengah dihadapi Ronaldo mungkin dampak dari mentoknya keinginan Ronaldo untuk keluar dari MU, yang hingga kini tidak menemui hasil.

Sudah satu bulan lebih, Ronaldo disebut meminta keluar dari Old Trafford. Beberapa klub level Liga Champions diisukan akan jadi pelabuhan barunya, tetapi tak satu pun jadi kenyataan.

Lanjut Baca:

Kabar terakhir dari media Spanyol AS menyebut Ronaldo akhirnya memutuskan untuk bertahan di MU, setidaknya hingga bursa transfer tengah musim yang dibuka Januari 2023. Salah satu alasannya adalah keinginan sang pemain untuk mencapai kondisi puncaknya ketika harus membela Portugal di Qatar. Meski sudah tidak muda lagi, Ronaldo adalah pemain yang sangat penting untuk Portugal. Ia total mencetak enam gol dalam 10 pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2022 lalu. Pelatih Timnas Portugal, Fernando Santos, pun tak putus-putus memuji anak asuhnya tersebut meski sedang mengalami fase buruk di MU dalam beberapa waktu belakangan ini. "Saya sudah mengatakannya berkali-kali, Cristiano adalah pemain terbaik di dunia. Keputusannya bertahan di Manchester United itu pilihannya. Saya tak perlu mengatakan apakah itu bagus atau buruk, itu keputusan pribadi," tegas Santos pada Juni lalu. "Tidak banyak orang punya kesempatan bermain di Manchester United, salah satu klub terbesar di dunia. Itulah yang telah dilakukan Cristiano selama bertahun-tahun," lanjutnya. * BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya