Lomba Atletik Kucing di Jepang Mengundang Tawa

Penyebab sukarnya kucing dilatih mungkin karena kucing adalah hewan yang pemilih. Mereka hanya mau digendong atau dibelai oleh orang yang benar-benar disukai.

oleh Liputan6Diterbitkan 26 Februari 2003, 14:28 WIB
Liputan6.com, Tokyo: Bagi bangsa Jepang, kucing adalah hewan peliharaan dewa. Karena itu masyarakat di sana percaya bahwa manusia akan sulit untuk melatih kucing seperti halnya anjing. Tapi, sebagian masyarakat tetap tak setuju dengan pernyataan tersebut. Itulah sebabnya, kejuaraan atletik khusus kucing digelar di Taman Cats Livin--pinggir Kota Tokyo, baru-baru ini. Kejuaraan ini juga untuk memperingati Hari Kucing Nasional yang jatuh pada 22 Februari.

Mitos yang menyebutkan kucing adalah hewan yang sulit dilatih ternyata terungkap dalam kejuaraan itu. Sebab, ketika para peserta lomba disuruh melompati deretan punggung manusia, kucing-kucing itu malas melakukannya. Kemalasan ini membuat para majikan mereka harus membujuk kucing agar bisa menuntaskan lomba. Sejumlah pengunjung yang menyaksikan kejuaraan ini tertawa melihat tingkah para peserta lomba.

Seorang penonton lomba mengatakan, penyebab sukarnya kucing dilatih mungkin karena kucing adalah hewan yang pemilih. Mereka hanya mau digendong atau dibelai oleh orang yang benar-benar disukai. Itulah sebabnya, mereka tak mau bila disuruh-suruh, apalagi bila disuruh ikutan lomba.

Bangsa Jepang memang dikenal sebagai penyayang kucing dibanding anjing. Hal ini mungkin disebabkan oleh rumah mereka yang tak cukup luas untuk memelihara seekor anjing.(ULF/Pin)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya