Liputan6.com, Jakarta Di atas kertas, ada banyak alasan untuk menantikan Thor: Love and Thunder. Mulai dari kembalinya Taika Waititi di kursi sutradara, transformasi Jane Foster (Natalie Portman) sebagai The Mighty Thor, hingga akting Christian Bale yang kelihatan menakutkan dengan dandanan Gorr The God Butcher.
Apakah film solo Thor keempat ini layak mendapatan hype seperti ini? Simak dulu sinopsis filmnya berikut ini, dan Anda tentukan sendiri.
Advertisement
Setelah peperangan melawan Thanos, Thor (Chris Hemsworth) yang sebelumnya punya badan berlemak dan perut buncit ala bapak-bapak, menempa kembali dirinya untuk kembali tampil layaknya superhero. Bersama gerombolan Guardian of The Galaxy, ia menolong warga jagat raya yang membutuhkan.
Sampai akhirnya, dari radar, ia menemukan bahwa salah satu kawan lamanya butuh pertolongan.
* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.
Ikrar Gorr Sang Pembantai Dewa-Dewa
Dari sahabat lamanya ini, Thor mendapat informasi bahwa tengah beraksi satu sosok bernama Gorr The God Butcher (Christian Bale), yang punya satu misi mengerikan.
“Inilah ikrarku. Semua dewa bakal mati,” begitu janji yang diucap Gorr, pemilik pedang terkutuk Necrosword yang mampu membinasakan dewa. Tekad Gorr luar biasa kuat, karena dendam kesumatnya di masa lalu. Baginya, para dewa hanyalah makhluk egois, yang bahkan tak peduli pengikutnya sendiri.
Asgard, adalah tujuan Gorr selanjutnya.
Jane Foster The Mighty Thor
Mendengar perkataan tersebut, Thor langsung melesat menuju New Asgard, yang kini jadi bak tempat pariwisata di bumi, dan dipimpin oleh King Valkyrie (Tessa Thompson). Kebetulan, Gorr memang sedang menyerbu New Asgard dengan membawa pasukan bayangannya.
Di sela pertarungan, Thor bertemu dengan dua hal yang tak disangka-sangkanya. Pertama adalah Mjolnir, palunya yang dihancurkan Hela. Kedua, Jane Foster (Natalie Portman), sang mantan kekasih yang kini menguasai Mjolnir dan menggunakan nama The Mighty Thor.
Mau tak mau, mereka menyatukan kekuatan untuk mengalahkan Gorr dan menyelamatkan anak-anak Asgard yang diculik sang pembantai dewa-dewa. Rasa yang dulu pernah ada, pelan-pelan muncul kembali.