Liputan6.com, Jakarta Sejak teaser Alchemy of Souls diumumkan pada Mei 2022 lalu, drama Korea ini langsung menjadi buah bibir warganet. Kala itu, banyak yang merasa heran dengan visual yang ditampilkan drakor ini.
Pasalnya, styling para karakternya tampak seperti perpaduan antara gaya masa lalu dengan modern. Meski kala itu sebagian warganet tak yakin dengan gaya kostum dan tata busana drakor ini, toh penayangan perdananya terbilang sukses.
Advertisement
Dilansir dari Soompi, Selasa (21/6/2022), episode perdana drakor yang dibintangi Lee Jae Wook, Jung So Min, dan Hwang Minhyun mencapai rating 5,2 persen. Ini menjadikan Alchemy of Souls sebagai drakor dengan rating tertinggi dalam slot waktunya.
Tertarik nonton drakor ini? Simak dulu sinopsis Alchemy of Souls berikut ini.
* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.
Pertukaran Jiwa
Mari lupakan dulu dunia nyata, dan beranjak ke Daeho, sebuah negeri fiktif yang diisi oleh para ksatria dengan kekuatan magis. Salah satu ilmu tertinggi di jagat ini, adalah mempertukarkan jiwa antara dua tubuh.
Di Daeho, muncul seorang pembunuh wanita dengan reputasi mengerikan, Naksu. Ia mengincar nyawa para ksatria berkekuatan magis ini, salah satunya adalah Park Jin (Yu Jun Sang) yang kuat. Namun dalam misinya kali ini Naksu menemui kegagalan.
Saat kepepet, Naksu akhirnya menukar jiwanya. Perhitungannya salah. Bukannya ke badan yang sehat, ia justru masuk tubuh Mu Deok (Jung So Min) yang loyo dan sakit-sakitan.
Gerbang Energi Jang Uk
Meski menitis di tubuh Mu Deok yang lemah, Naksu tetap pada misinya, untuk menghabisi nyawa para ksatria dari keluarga terpandang. Semua ini, ada hubungannya dengan masa lalunya.
Dalam perjalanannya, ia justru "terdampar" di markas besar musuh-musuhnya, dan menjadi pelayan Jang Uk (Lee Jae Wook). Jang Uk datang dari keluarga Jang yang terpandang, tapi ia sama sekali tak bisa merapal mantra magis. Sebuah kejadian pada masa lalu membuat ayahnya mengunci energinya, membuatnya mustahil untuk mempelajari kekuatan ini. Sejumlah guru yang ia datangi, menolak untuk membuka kunci gerbang energi ini.