Jatuh dari Bendungan, Pria di Gorontalo Ditemukan Tewas Usai Terbawa Arus Sungai

Seorang pria atas nama Zakaria Umar (43) jatuh dari bendungan dan ditemukan meninggal dunia setelah sebelumnya dinyatakan hilang.

oleh Arfandi Ibrahim diperbarui 14 Jun 2022, 23:00 WIB
Basarnas Gorontalo saat mengevakuasi Jenazah Zakaria Umar (43) yang hilang di sungai (Arfandi Ibrahim/Liputan6.com)

Liputan6.com, Gorontalo - Sempat dikabarkan hilang di sungai, Badan Sar Nasional (Basarnas) Gorontalo akhirnya menemukan Zakaria Umar (43). Warga Desa Mohiyolo, Kecamatan Asparaga, Kabupaten Gorontalo ini ditemukan sudah tak lagi bernyawa, Selasa (14/6/2022).  

Sebelum dinyatakan hilang, korban terlihat berada di bendungan sungai Paguyaman. Namun setelahnya, korban tak kunjung kembali ke rumahnya.

Keluarga yang khawatir, kemudian menghubungi pihak kepolisian dan pemerintah setempat untuk meminta pertolongan. Karena diduga hanyut di sungai, pemerintah dan kepolisian langsung menghubungi pihak basarnas.

Alhasil, setelah tiga hari dilakukan pencarian, korban tenggelam ditemukan oleh tim SAR gabungan dengan posisi mengapung tidak jauh dari bendungan tersebut.

Kepala Kantor SAR Gorontalo I Made Junetra mengatakan, ketika mendapat laporan peristiwa itu, dirinya langsung menurunkan 10 personel ditambah tim gabungan dari Sabhara Polda Gorontalo, TNI. Pencarian juga dibantu oleh masyarakat sekitar.

"Personel langsung bergegas setelah mendapatkan laporan,” kata I Made Junetra.

Hari pertama pencarian, kata I Made, namun juga belum membuahkan hasil. Bahkan mereka sudah menyusuri sungai sejauh 18 kilometer dari lokasi kejadian, namun korban tak kunjung ditemukan.

"Bayangkan 18 kilometer dari lokasi kejadian kami lakukan penyisiran di hari pertama tetapi nihil," tuturnya.

Meski begitu, proses pencarian masih berlanjut hingga hari ke-3. Kali ini kata I Made Junetra Tim SAR Gabungan menyisir aliran sungai dengan teknik ESAR. Dan akhirnya pada pukul 10.05 wita korban ditemukan.

“Korban ditemukan dua kilometer dari jatuhnya korban. Saat ini korban sudah diserahkan ke pihak keluarga untuk dikuburkan,” ia menandaskan.

 

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya