Joan Laporta Enggan Pulangkan Lionel Messi ke Barcelona, Ayah La Pulga Masih Berharap

Presiden Barcelona, Joan Laporta, sudah menegaskan pada Maret lalu bahwa pihaknya tak lagi menjalin komunikasi dengan Lionel Messi dan agennya. Kendati demikian, ayah La Pulga Jorge Horacio Messi masih berharap sang anak bisa kembali ke Camp Nou.

oleh Theresia Melinda IndrasariDiterbitkan 17 Mei 2022, 12:00 WIB
Lionel Messi memang belum mampu memenuhi ekspektasi fans Paris Saint-Germain. Namun, kedatangannya ke Parc des Princes membawa dampak besar terhadap pemasaran klubnya. PSG diketahui telah menjual hampir satu juta jersey Messi menurut Goal. (AFP/Franck Fife)

Liputan6.com, Jakarta Bintang Paris Saint-Germain (PSG), Lionel Messi, sempat dikaitkan dengan potensi kepulangan ke Barcelona. Rekor golnya bersama sang raksasa Ligue1 memang tak semelejit ketika ia masih merumput di Camp Nou.

Ayah La Pulga, Jorge Horacio Messi pun seolah memperkuat spekulasi soal kembalinya megabintang asal Argentina itu ke La Liga. Dalam siaran di channel Twitch Jijantes FC, Jorge Messi masih berharap sang anak pulang ke klub lamanya, Barcelona.

“Saya harap itu terjadi suatu hari nanti,” ungkap ayah Messi kala ditanya soal kemungkinan La Pulga kembali mengenakan seragam Blaugrana, seperti dilansir dari Goal.com.

Kendati demikian, Presiden Barcelona Joan Laporta sudah menegaskan pihaknya tak akan memulangkan Messi. Sang raksasa La Liga juga mengaku tak menjalin komunikasi lagi dengan mantan penggawa andalannya.

“Saya tidak menerima pesan dari Lionel Messi atau agennya mengenai kemungkinan pulang ke Barcelona. Mulai hari ini, kami tidak akan mengangkat masalah tersebut,” ujar Laporta kepada RAC1 pada akhir Maret lalu, seperti dilansir dari Liputan6.com.

“Tidak ada pembicaraan dengan Messi mengenai potensi kembalinya dia ke Barcelona. Kenyataannya adalah kami tidak mempertimbangkan kemungkinan ini. Leo adalah Leo, dia yang terbaik, tetapi kesepakatan semacam ini bukan bagian dari rencana kami,” pungkasnya.

Kepindahan Lionel Messi dari Barcelona memang sempat menyisakan kesedihan mendalam di hati para penggemar. Pasalnya, Messi memiliki capaian gemilang selama menjalani karier di Barcelona. Pesepak bola berusia 34 tahun itu sukses mengoleksi 672 gol dan 303 assist dari 778 pertandingan bersama klubnya.


Bergabung dengan PSG

Pemain Paris Saint-Germain Lionel Messi (tengah) berebut bola dengan pemain RB Leipzig Konrad Laimer (kiri) dan Christopher Nkunku (kanan) pada pertandingan sepak bola Grup A Liga Champions di Stadion Parc des Princes, Paris, Prancis, Selasa (19/10/2021). PSG menang 3-2. (AP Photo/Christophe Ena)

Lionel Messi hengkang dari Spanyol usai kontraknya berakhir musim panas lalu. Pihak klub sejatinya masih ingin memperpanjang masa tinggal Messi di Camp Nou. Akan tetapi, kondisi finansial yang buruk membuat Barca harus berpisah dengan pemain bintangnya.

Messi lantas bergabung dengan Les Parisiens pada Agustus 2021. Klub yang ditukangi oleh Mauricio Pochettino itu mendapatkan jasa La Pulga secara gratis.

Kedatangan Messi membawa dampak positif bagi PSG. Melansir laporan Liputan6.com pada September lalu, raksasa Liga Prancis langsung menandatangani kesepakan sponsor bernilai tinggi dengan Crypto.com.

Lanjut Baca:

Pembicaraan PSG dengan pemberi sponsor sebenarnya sudah berjalan sebelum kehadiran Messi. Akan tetapi, nilai kesepakatan dikabarkan melonjak usai PSG berhasil membajak La Pulga dari Blaugrana. Sayangnya, penampilan Messi terlihat kurang tajam di PSG. Chemistry-nya dengan Neymar dan Kylian Mbappe juga baru terlihat kala Les Pariesiens sudah memasuki masa-masa akhir musim di Ligue1. Tak heran jika sang pemain santer dihubung-hubungkan dengan Barcelona. Adapun kontrak Messi di Paris Saint-Germain (PSG) baru akan berakhir pada 30 Juni 2023. Sang pemain internasional Argentina dilaporkan tak memiliki keinginan untuk meninggalkan Les Parisiens pada musim panas.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya