Ikut Lomba Lari Maraton, Arjen Robben Ngos-ngosan Menuju Garis Finis

Arjen Robben telah memutuskan pensiun dari sepak bola untuk kali kedua pada Juli lalu usai membela tim masa kecilnya, Groningen. Sebelum gantung sepatu, dia sempat bermain 7 kali di semua kompetisi.

oleh Marco TampubolonDiterbitkan 11 April 2022, 19:30 WIB
Mantan pemain timnas Belanda, Arjen Robben (kanan) dan mantan atlet ski Belanda, Erben Wennemars (kiri) tengah bersiap mengikuti lomba lari maraton Rotterdam Marathon di Rotterdam, Belanda, 10 April 2022. (Koen van Weel / AFP)

Liputan6.com, Jakarta Mantan pemain Bayern Munich, Arjen Robben berhasil menyelesaikan lomba maraton perdananya. Pria yang sudah berusia 38 tahun tersebut bahkan mampu mencatat waktu yang terbilang mengesankan.

Robben telah memutuskan pensiun dari sepak bola untuk kali kedua pada Juli lalu usai membela tim masa kecilnya, Groningen. Sebelum  gantung sepatu, dia sempat bermain 7 kali di semua kompetisi. 

Setelah meninggalkan lapangan hijau, Robben tidak berhenti berkeringat. Dia menjaga kebugaran fisik dengan rutin berolahraga dan ikut ambil bagian pada lomba lari Rotterdam Marathon, Minggu lalu. 

Seperti dilansir dari Sport Bible, selama ini para penggemar sangat familiar dengan kecepatan pemain berposisi winger tersebut. Kemampuan berlarinya yang cepat kerap merepotkan lawan saat dia menyisir dari sisi kiri sebelum melepaskan tendangan kaki kiri yang keras ke arah gawang.

Kecepatannya masih terlihat di musim-musim terakhirnya bersama Bayern Munich. Namun tantangan yang dilalui Robben kali ini berbeda karena membutuhkan kecepatan yang stabil dalam waktu lama. 

Pada Rotterdam Marathon, Robben harus berlari sejauh 42,164 km. Dia berlari bersama mantan atlet ski Belanda yang pernah menorehkan tiga rekor dunia, Erben Wennemars.

Arjen Robben akhirnya berhasil menyelesaikan lomba dengan catatan waktu 3 jam 40 detik. Kecepatan pria yang pernah memperkuat Real Madrid itu rata-rata 7 menit dan 23 detik per mil. Meski demikian, dalam rekaman lomba tampak Robben harus berjuang mati-matian untuk menjangkau garis finis. 

 


Komentar Robben

Arjen Robben berselebrasi setelah mencetak gol pertama lewat penalti ke gawang Swedia di kualifikasi Piala Dunia 2018 di stadion Arena, Amsterdam (10/10). Usai pertandingan Robben menyatakan pensiun dari timnas Belanda. (AP Photo/Peter Dejong)

"Tidak menyenangkan, itu benar-benar tidak menyenangkan. Saya berhasil, tetapi hanya itu saja. Saya sering pergi jauh dan harus bertarung cukup sering, tetapi ini juga pertarungan nyata," kata mantan pemain internasional Belanda itu kepada saluran lokal Rijnmond, melalui Goal.

"Penonton di samping sangat membantu Anda. Terima kasih kepada semua orang untuk itu, itu membuat saya lolos. Pada awalnya saya agak sibuk dengan waktu, tetapi pada titik tertentu Anda membuangnya ke laut.

"Lalu semuanya bertahan dan memasuki maraton pertamaku. Kemudian kamu memperhatikan apa yang dilakukan sesuatu seperti itu pada tubuhmu, tapi aku berhasil," beber Robben.

Lanjut Baca:

Robben selama ini dikenal sebagai salah seorang pesepak bola Belanda serhebat sepanjang masa. Selama kariernya, dia sudah mencetak 200 gol dan mengoleksi berbagai gelar bergengsi. Pemain berkepala plotntos itu dikenal memiliki kecepatan dan kemampuan menggiring bola yang luar biasa.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya