Mantan Rekan Setim Sebut Ronaldo Seharusnya Beterima Kasih kepada Benzema di Real Madrid, Kenapa?

Ronaldo dan Benzema sama-sama tiba di Real Madrid pada tahun 2009 lalu. Saat itu, Ronaldo diboyong dari Manchester United dengan nilai transfer mencapai 80 juta pound sterling dan menempatkannya sebagai pemain termahal saat itu.

oleh Marco TampubolonDiterbitkan 11 April 2022, 15:00 WIB
Bomber Timnas Prancis berdarah Aljazair ini memborong tiga gol kemenangan Real Madrid atas Chelsea pada babak perempat final Liga Champions. Karim Benzema mengaku puasa tidak mempengaruhi performanya di lapangan. (AP/Kirsty Wigglesworth)

Liputan6.com, Jakarta Cristiano Ronaldo menjalani karier yang cemerlang bersama Real Madrid. Namun di balik ketenarannya bersama Los Blancos, pemain Portugal itu dianggap pantas berterima kasih kepada Karim Benzema.

Pandangan ini disampaikan mantan rekan setimnya di Real Madrid dan AC Milan, Antonio Cassano. Dalam wawancara dengan Bobo TV, Cassano menyampaikan alasannya menyampaikan hal itu. 

"Di sepak bola, tidak hanya gelar dan gol. Zidane hanya mencetak beberapa gol, tapi dia salah satu pemain terhebat dalam sejarah, Riquelme juga," kata Cassano seperti dilansir dari Mirror.

"Gol penting, gelar penting, tapi itu bukan yang utama," beber Cassano. 

"Cristiano Ronaldo harus berdoa setiap pagi dan berkat,'Terima kasih Benzema, karena kau bermain bersamaku'. Benzema tahun ini dan tahun lalu telah mencetak 50 gol dan assist tahun ini dan tahun lalu lebih dari 30 gol," beber pria berusia 39 tahun tersebut menambahkan.

Ronaldo dan Benzema sama-sama tiba di Real Madrid pada tahun 2009 lalu. Saat itu, Ronaldo diboyong dari Manchester United dengan nilai transfer mencapai 80 juta pound sterling dan menempatkannya sebagai pemain termahal. Sementara Benzema didatangkan dari Lyon dengan 34 juta poundsterling.

Di saat Ronaldo kerap menghiasi halaman utama pemberitaan di Spanyol, Benzema juga memperlihatkan peran sentral di skuat Los Blancos. Hingga saat ini, Benzema telah mencetak  316 gol dan 157 assists dalam 596 penampilan bersama Real Madrid. Belum lama ini, Benzema juga menunjukkan magisnya lewat hattrick beruntun di fase knock out Liga Champions pada musim ini. 

"Ronaldo akan mencetak gol dan selalu mencetak goil, tapi dia pemain berbeda. (Karim) Benzema penyerang utama. Tapi dia juga Zidane, dia nomor 9, dia nomor 10 dan 9,5," beber Cassano.

 


Lebih Menonjol

Benzema juga tercatat sebagai pemain Prancis pertama yang mengemas 11 gol di satu musim Liga Champions, mengalahkan capaian Just Fontaine 10 gol di ajang Piala Eropa pada 1958/1959. (AP/Kirsty Wigglesworth)

Sejak kepindahan Ronaldo ke Juventus 2018 lalu, peran Benzema semakin menonjol. Keberhasilannya mencetak hattrick ke gawang Chelsea pada leg pertama babak perempat final Liga Champions pekan lalu membuat koleksinya golnya bersama Real Madrid melewati torehan CR7 bersama Juventus dan Manchester United (MU). Sejak ditinggal Ronaldo, Benzema tercatat telah mengukir 124 gol. Sedangkan CR7 baru mengemas 119 gol bersama Juventus dan Manchester United atau MU.

Lanjut Baca:

Penampilan gemilang Benzema di Stamford Bridge juga semakin menebalkan namanya di deretan pemain-pemain spesial di Liga Champions. Dia merupakan pemain keempat setelah Ronaldo, Lionel Messi, dan Adriano yang mampu mencetak dua hattrick beruntun di ajang bergengsi tersebut. Dan menurut pengamat sepak bola yang juga mantan pemain MU, Rio Ferdinand, aksi individu Benzema yang gemilang membuatnya layak bersaing memprebutkan gelar Ballon d'Or. "Karim Benzema, jika mereka tidak mengukir namanya di Ballon d'Or, saya akan terkejut," katanya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya