Liputan6.com, Surabaya: Ratusan pedagang pasar Wonokromo, Surabaya, Jawa Timur, yang tergabung dalam Kumpulan Pedagang Pasar Indonesia, Kamis (30/1) siang, berunjuk rasa. Mereka memprotes kebijakan pemerintah kota setempat yang tak mengikutsertakan para pedagang dalam proses pembangunan Pasar Wonokromo. Pasar ini terbakar pada Mei tahun silam [baca: Pasar Wonokromo Hangus Terbakar].
Atas kekecewaan itu, para pedagang menolak rencana PD Pasar Surya, pengelola pasar, untuk memindahkan mereka ke lokasi penampungan sementara. Alasannya, sebagian dari ribuan pedagang di pasar lama ini sama sekali tak pernah diajak berdialog mengenai rencana pembangunan pasar tersebut [baca: Pedagang Pasar Wonokromo Menolak Relokasi].
Direktur Utama PD Pasar Surya Nathan Ardana mengatakan, pembangunan Pasar Wonokromo yang dijadwalkan Maret mendatang tetap berjalan terus. Namun, pihaknya mengakui belum mendapatkan lokasi baru untuk tempat penampungan sementara para pedagang. Menanggapi protes para pedagang yang merasa tak dipedulikan, Nathan menyatakan, persoalan tersebut hanya menyangkut masalah teknis semata.(PIN/Mohammad Khodim)
Atas kekecewaan itu, para pedagang menolak rencana PD Pasar Surya, pengelola pasar, untuk memindahkan mereka ke lokasi penampungan sementara. Alasannya, sebagian dari ribuan pedagang di pasar lama ini sama sekali tak pernah diajak berdialog mengenai rencana pembangunan pasar tersebut [baca: Pedagang Pasar Wonokromo Menolak Relokasi].
Direktur Utama PD Pasar Surya Nathan Ardana mengatakan, pembangunan Pasar Wonokromo yang dijadwalkan Maret mendatang tetap berjalan terus. Namun, pihaknya mengakui belum mendapatkan lokasi baru untuk tempat penampungan sementara para pedagang. Menanggapi protes para pedagang yang merasa tak dipedulikan, Nathan menyatakan, persoalan tersebut hanya menyangkut masalah teknis semata.(PIN/Mohammad Khodim)