Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah ke zona merah pada penutupan perdagangan Senin (10/1/2022). Namun, IHSG melemah terbatas di tengah aksi beli saham oleh investor asing.
Pada penutupan perdagangan, IHSG turun terbatas 0,15 persen ke posisi 6.691,12. Indeks LQ45 susut 0,60 persen ke posisi 944,18. Sebagian besar indeks acuan merosot. Sebanyak 327 saham melemah sehingga menekan IHSG. 216 saham menguat dan 140 saham diam di tempat.
Advertisement
Awal pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 6.725,02. Level IHSG tersebut termasuk tertinggi sepanjang masa secara intraday. IHSG sentuh level terendah di kisaran 6.699,28. Total frekuensi perdagangan 1.337.885 kali dengan volume perdagangan 19,1 miliar saham.
Nilai transaksi harian Rp 10,3 triliun. Investor asing beli saham Rp 249,44 miliar di seluruh pasar. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 14.279.
Secara sektoral, sebagian besar sektor saham melemah dan menguat. Indeks sektor saham IDXtechno merosot 3,52 persen, dan alami penurunan terbesar.
Diikuti indeks sektor saham IDXsiklikal susut 1,29 persen dan indeks sektor saham IDXindustry tergelincir 0,83 persen. Selain itu, indeks sektor saham IDXhealth menguat 1,78 persen, dan catat penguatan terbesar.
Selanjutnya, indeks sektor saham IDXfinance mendaki 1,11 persen dan indeks sektor saham IDXproperty menguat 0,19 persen.
* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.
Top Gainers dan Losers
Saham-saham yang masuk top gainers antara lain:
-Saham KARW melonjak 34,69 persen
-Saham SEMA melonjak 34,44 persen
-Saham LUCK melonjak 24,86 persen
-Saham ADMR melonjak 24,74 persen
-Saham PSDN melonjak 24,55 persen
Saham-saham yang masuk top losers antara lain:
-Saham FLMC melemah 9,47 persen
-Saham MBSS melemah 6,98 persen
-Saham GEMS melemah 6,98 persen
-Saham NELY melemah 6,94 persen
-Saham CNTX melemah 6,94 persen
Aksi Investor Asing
Saham-saham yang dibeli investor asing antara lain:
-Saham ARTO senilai Rp 204,1 miliar
-Saham BBCA senilai Rp 32,9 miliar
-Saham INDF senilai Rp 30,8 miliar
-Saham EMTK senilai Rp 29,9 miliar
-Saham BBRI senilai Rp 18,2 miliar
Saham-saham yang dijual investor asing antara lain:
-Saham BUKA senilai Rp 62 miliar
-Saham ANTM senilai Rp 22,3 miliar
-Saham PGAS senilai Rp 8,3 miliar
-Saham ISAT senilai Rp 8,1 miliar
-Saham LPPF senilai Rp 7,3 miliar
Bursa Saham Asia
Bursa saham Asia sebagian besar menguat dan melemah. Indeks Hang Seng naik 1,08 persen, indeks Thailand menanjak 0,33 persen, indeks Shanghai mendaki 0,39 persen, indeks Singapura menguat 0,61 persen dan indeks Taiwan mendaki 0,38 persen. Indeks Korea Selatan Kospi susut 0,95 persen.