Timnas Indonesia Redam Thailand di Leg 2 Final Piala AFF 2020, Shin Tae-yong Puji Pemain

Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong memuji kerja keras pemain pada leg kedua final Piala AFF 2020 di Stadion Nasional, Singapura, Sabtu (1/1/2022). Dia menilai anak asuhnya sudah bekerja keras.

oleh Harley IkhsanDiperbarui 01 Januari 2022, 22:56 WIB
Pelatih Timnas Indonesia di Piala AFF 2020, Shin Tae-yong. (PSSI).

Liputan6.com, Singapura - Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong memuji kerja keras pemain pada leg kedua final Piala AFF 2020 di Stadion Nasional, Singapura, Sabtu (1/1/2022). Dia menilai anak asuhnya sudah bekerja keras.

Skuat Garuda dalam posisi sulit usai kalah 0-4 pada leg pertama, Rabu (29/12/2021). Namun, timnas tampil spartan di pertandingan kedua dan memaksa Thailand bermain 2-2.

"Leg pertama kami tidak bermain sesuai keinginan. Di leg kedua kami tampil lebih baik dan pemain kerja keras. Saya harus memuji pemain," kata Shin Tae-yong pada konferensi pers usai laga. 

Ricky Kambuaya sempat membawa Indonesia memimpin di menit ke-7. Namun, Thailand membalikkan kedudukan selepas jeda lewat Adisak Kraisorn ('54) dan gol bunuh diri Asnawi Mangkualam ('56). Timnas menghindari kekalahan berkat gol Egy Maualana Vikri ('80).

Setelah bekerja keras mempersiapkan diri untuk turnamen, Shin Tae-yong akan memberi waktu pemain mengisi tenaga sembari mempersiapkan diri menyambut turnamen lain pada tahun ini.

"Dalam sebulan kami bersiap menghadapi Piala AFF. Jelas kami keletihan. Setelah ini pemain istirahat dan libur. Selanjutnya saya mempersiapkan tim untuk turnamen terdekat pada 2022," ungkap Shin Tae-yong.


Babak Pertama

Gelandang Timnas Indonesia, Ricky Kambuaya ketika mencetak gol ke gawang Timnas Thailand di final Piala AFF 2020. (AFP/Roslan RAHMAN).

Thailand hampir kembali mencetak gol cepat pada awal final Piala AFF 2020 seperti leg pertama. Bordin Phala melakukan penetrasi dan dijatuhkan Asnawi Mangkualam di area terlarang, tapi wasit tidak menganggapnya sebagai pelanggaran.

Giliran Witan Sulaeman dijatuhkan Kritsada Kaman. Kembali pengadil laga mengabaikan. Tidak lama berselang, tendangan Ricky Kambuaya gagal diantisipasi sempurna kiper Siwarak Tedsungnoen. Bola lepas dan melewati garis gawang. Indonesia unggul di menit ke-7.

Thailand langsung membalas. Beruntung tendangan ganda Teerasil Dangda tidak berbuah gol.

Thailand mendapat tendangan bebas di area berbahaya. Tendangan Theerathon Bunmathan yang jadi eksekutor membentur tembok. Negeri Gajah Putih lalu mendapat dua tendangan penjuru beruntun. Dari situasi kedua, bola liar jatuh di kaki Supachok Sarachat. Beruntung tendangannya hanya mengenai mistar.

Pertahanan Indonesia lengah. Thailand mengambil tendangan bebas dengan cepat dan menemukan Thanawat Suengchitthawon. Tendangan jarak jauhnya masih bisa dimentahkan kiper Nadeo Argawinata.

Lanjut Baca:

Pertandingan berusia 30 menit. Thailand memperlambat tempo tapi sesekali melancarkan serangan berbahaya. Sementara Indonesia belum bisa memberikan ancaman berarti bagi Thailand. Thailand mulai panik menghadapi tekanan timnas. Bordin Phala mendapat kartu kuning usai melanggar Ricky Kambuaya. Tendangan bebas Alfeandra Dewangga lalu berbuah sepak pojok. Laga bergulir dan menghasilkan lemparan ke dalam Pratama Arhan, yang membuat Siwarak Tedsungnoen kembali melakukan blunder.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya