Politikus Senior Nazaruddin Deklarasi Berdirinya Partai Rakyat Indonesia

Politikus senior Muhammad Nazaruddin mendeklarasikan berdirinya Partai Rakyat Indonesia (PRI) di Jakarta, Jumat (8/8/2025).

oleh Tim NewsDiperbarui 10 Agustus 2025, 14:08 WIB
Politikus senior Muhammad Nazaruddin mendeklarasikan berdirinya Partai Rakyat Indonesia (PRI) di Jakarta, Jumat (8/8/2025). (Ist)

Liputan6.com, Jakarta - Satu partai baru yang bernapaskan nasional religius lahir di tanah air. Politikus senior Muhammad Nazaruddin mendeklarasikan berdirinya Partai Rakyat Indonesia (PRI) di Jakarta, Jumat (8/8/2025).

Memiliki jiwa nasional religius, Partai Rakyat Indonesia berlandaskan Pancasila dan UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhinneka Tunggal Ika.

"Lahirnya PRI juga sepenuhnya mendukung Astacita (Delapan Cita) Presiden Prabowo beserta tujuh program prioritasnya. Deklarasi kelahiran PRI ini menjadi langkah awal dan tekad kami untuk visi misi Indonesia maju menuju Indonesia Emas bersama Presiden Prabowo Subianto," ujar Ketua Umum PRI Muhammad Nazaruddin, melalui keterangan tertulis, Jumat (8/8/2025).

Dia juga menyampaikan, setelah mendeklarasikan berdirinya PRI, maka bersama Sekretaris Jenderal Aditya Yusma akan segera meresmikan kantor sekretariat partai dan membentuk pengurus dari tingkat pusat, provinsi, kabupaten, kecamatan, hingga desa.

"Saya menargetkan di tahun 2026 semua telah terbentuk hingga tingkat desa," ucap mantan politisi Partai Demokrat tersebut.

Kemudian, Sekretaris Jenderal atau Sekjen PRI Aditya Yusma menjelaskan, sebagai partai politik, PRI memiliki lambang kepala harimau putih dan dikelilingi oleh padi serta kapas.

"PRI yang berlambangkan kepala macan menjadi harapan tertinggi kami bahwa kelak Indonesia akan menjadi macan dunia. Lantas, padi dan kapas menjadi lambang ketahanan, kemandirian pangan dan sandang untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia," ucap dia.

 

Undang Banyak Kalangan

Aditya Yusma juga dikenal sebagai tokoh pemuda sekaligus relawan Prabowo Gibran, mengajak PRI jadi rumah rakyat.

"Mari kita jadikan Partai Rakyat Indonesia sebagai rumah rakyat, rumah anak anak yatim piatu, rumah para aktivis dan ormas, rumah para ulama, rumah para pejuang, rumah politisi yang ingin berjuang untuk Indonesia Maju bersama Presiden Prabowo Subianto," terang dia.

"Dibawah kepemimpinan Bapak Muhammad Nazaruddin, kami meyakini PRI akan menjadi partai besar dan memberikan manfaat bagi rakyat Indonesia," sambung Aditya Yusma.

Acara deklarasi dan doa bersama lahirnya Partai Rakyat Indonesia mengundang banyak kalangan dari beragam unsur lapisan masyarakat diantaranya para guru, pedagang asongan, para buruh, petani, ulama atau tokoh agama, ibu rumah tangga, mitra ojek online dan mahasiswa.

Dalam momen ini juga menghadirkan 300 anak yatim berserta para tamu dan undangan lainnya. Kegiatan ini juga bernuansa angka delapan, seperti delapan unsur masyarakat, guru, mitra Ojol, pedagang asongan, buruh, tani, ulama atau tokoh agama, ibu rumah tangga, hingga mahasiswa.

Selain itu, delapan tampah makanan tradisional, yaitu nasi tumpeng, jajanan pasar, kukusan, rebusan, gethuk, sate ayam, ayam ingkung, dan rujak. Lantas ada delapan macam bunga, sepertgi mawar merah, mawar putih, melati, bunga lily, matahari, kantil, daun pandan hingga sedap malam.

Infografis Bahlil Lahadalia Terpilih Jadi Ketum Partai Golkar. (Liputan6.com/Gotri/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya