Liputan6.com, Jakarta Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebutkan, terdapat 9 kabupaten/kota di luar wilayah Jawa dan Bali yang mengalami tingkat mobilitas yang masih tinggi. Hal ini dikhawatirkan memicu kenaikan kasus Covid-19.
"Terdapat 9 kabupaten/kota yang ada kecenderungan meningkat. Yaitu Lampung, Pekanbaru, Pematang Siantar, karena ini merupakan aglomerasi dengan Simalungun. Kemudian Kota Jambi, Sumba Timur, Kupang, Jayapura, Padang dan Palembang," paparnya dalam sesi teleconference, Senin (30/8/2021).
Advertisement
Sementara itu, masih terdapat 4 provinsi di luar Jawa-Bali yang kini masih memberlakukan PPKM level 4. Jumlah itu turun dari sebelumnya sebanyak 7 provinsi.
"Di tingkat provinsi terjadi perbaikan level asesmen pada 18 Agustus terdapat 7 provinsi dengan level 4 dan turun jadi 4 provinsi pada 28 Agustus. Sulawesi Utara, Bangka Belitung, Kalimantan Utara dan Kalimantan Timur," terang Airlangga.
Penurunan jumlah wilayah di PPKM level 4 luar Jawa-Bali juga terjadi untuk 85 kabupaten/kota pada 20 Agustus 2021. Lalu level 3 turun dari 234 kabupaten/kota menjadi 232 kabupaten/kota.
"Kemudian tingkat 2 naik dari 48 kabupaten/kota jadi 68 kabupaten/kota pada 28 Agustus. Dan tingkat 1 naik dari 0 menjadi 1, dan dari level tersebut di luar Jawa Bali terjadi perbaikan level asesmen," ungkap Airlangga.
* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.
Luar Jawa-Bali
Sedangkan 3 kabupaten di luar Jawa-Bali juga mengalami perbaikan untuk kasus positif Covid-19, yakni Palembang, Batanghari, dan Sumba Timur.
"Sebanyak 31 kabupaten/kota ini telah menunjukan perbaikan baik dari konfirmasi, kesembuhan, positivity rate, dan bed occupancy rate," pungkas Airlangga.