Covid-19 Varian Delta Muncul, Sri Mulyani: Indonesia Harus Perkuat Strategi

Sri Mulyani mengatakan pemerintah pada tahun ini harus membuat strategi yang semakin kuat untuk menghadapi dampak pandemi Covid-19

oleh Andina LibriantyDiterbitkan 03 Agustus 2021, 15:40 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (kanan) bersiap mengikuti rapat kerja bersama Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (10/6/2021). Rapat tersebut membahas pagu indikatif Kementerian Keuangan dalam RAPBN 2022. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati, mengatakan pemerintah pada tahun ini harus membuat strategi yang semakin kuat untuk menghadapi dampak pandemi Covid-19. Hal ini seiring dengan kemunculan varian Delta yang cepat menyebar.

"Kita sudah berpengalaman di 2020, tapi tahun 2021 kita kembali harus melakukan rekalibrasi atau membuat strategi-strategi yang semakin kuat, semakin tepat. Ini karena ternyata Covid-19 itu terus bermutasi atau berubah, tidak satu serangan jenis dan selesai," tutur Sri Mulyani dalam Webinar Keterbukaan Informasi Publik pada Selasa (3/8/2021).

Varian Delta, katanya, sudah menyebar ke 132 negara. Bahkan penyebarannya pun sampai ke negara-negara yang sudah memiliki vaksinasi cukup tinggi, hal ini mengingat masih adanya masyarakat yang belum divaksin.

"Bahkan di Asia yang selama ini cukup baik menangani Covid-19, semua negara di sekitar kita pun dipaksa melakukan langkah-langkah pengamanan karena kenaikan jumlah Covid-19 yang merupakan varian Delta," tuturnya.

Masyarakat saat ini masih harus melakukan penyesuaian dengan kondisi pandemi Covid-19. Selain itu, kata Sri Mulyani, juga sekaligus harus menghadapi tantangan sosial ekonomi yang tidak mudah bagi sebagian masyarakat.

 

Seluruh Dunia

Orang-orang dengan masker berjalan di Grand Central Terminal, New York City, Selasa (27/7/2021). Warga Amerika yang divaksinasi penuh harus kembali memakai masker di dalam ruangan di daerah-daerah di mana virus corona dan terutama varian Delta menyebar dengan cepat. (Spencer Platt/Getty Images/AFP)

Namun kondisi ini tidak hanya dihadapi oleh Indonesia, tapi juga di seluruh dunia.

"Kita pahami bahwa Covid-19 itu game changer, mengubah secara luar biasa seluruh kehidupan di dunia, kita tidak sendirian tapi seluruh bangsa di dunia sedang dan terus menghadapi tantangan Covid-19," sambungnya.

Akibat peningkatan kasus Covid-19 dan penyebaran varian Delta, pemerintah sampai saat ini masih menetapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan bahwa kebijakan PPKM Level 4 di beberapa kabupaten dan kota bakal berlanjut hingga 9 Agustus 2021.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya