India Longgarkan Pembatasan Sosial COVID-19 Usai Kasus Melandai

India mencatat 114.460 infeksi baru COVID-19 pada Minggu, angka terendah dalam dua bulan, dengan 2.677 kematian, saat sebagian wilayah negara tersebut bersiap melonggarkan penguncian COVID-19.

oleh Liputan6.comDiterbitkan 07 Juni 2021, 09:02 WIB
Petugas kesehatan menyuntik seorang pekerja dengan vaksin Covid-19 Covishield di dalam bus penumpang yang diubah menjadi pusat vaksinasi keliling di Kolkata, Kamis (3/6/2021). India telah menderita pandemi yang menghancurkan sejak April, dan baru-baru ini mulai mereda. (Dibyangshu SARKAR/AFP)

Liputan6.com, Delhi - India mencatat 114.460 infeksi baru COVID-19 pada Minggu, angka terendah dalam dua bulan, dengan 2.677 kematian, saat sebagian wilayah negara tersebut bersiap melonggarkan penguncian COVID-19.

India menanggung beban infeksi COVID-19 tertinggi di dunia setelah Amerika Serikat, dengan total 28,8 juta kasus, menurut data Kementerian Kesehatan. Sementara, total kematian COVID-19 di India berjumlah 346.759.

Gelombang kedua COVID-19 yang sebagian besar menghantam daerah pedalaman India belum mereda, namun New Delhi dan sejumlah kota lainnya sedang berupaya agar lebih banyak usaha ekonomi dapat kembali beroperasi. Aturan mobilitas juga akan dilonggarkan mulai Senin.

Negara Bagian Maharashtra, wilayah terkaya di India sekaligus yang terparah mengalami pandemi selama gelombang kedua, pekan ini berencana secara perlahan menghapus penguncian ketat COVID-19 yang diberlakukan pada April.

Para ilmuan memperingatkan bahwa gelombang ketiga COVID-19 berpotensi mengguncang India pada akhir tahun ini, kemungkinan lebih berdampak pada anak-anak.

Selagi otoritas India meningkatkan vaksinasi dalam beberapa pekan terakhir setelah terjadi penundaan, mayoritas dari 1,3 miliar warganya diperkirakan tetap tidak divaksin pada saat potensi gelombang ketiga.

 

Update Kasus COVID-19

Seorang pria berjalan di tengah kuburan dangkal di pasir, beberapa di antaranya diduga orang yang meninggal karena virus corona COVID-19, dekat tempat kremasi di tepi Sungai Gangga, Phafamau, Allahabad, India, Sabtu (5/6/2021). (SANJAY KANOJIA/AFP)

Kasus COVID-19 di dunia hingga Minggu (6/6/2021) sudah mencapai 173.715.562. Sementara itu, total kasus kematian akibat COVID-19 saat ini adalah 3.736.081.

Menurut data dari Worldometers, total jumlah pasien COVID-19 yang berhasil pulih sebanyak 156.586.441.

Dari total kasus sebanyak itu di dunia, AS masih menjadi negara dengan angka kasus tertinggi yakni sebanyak 34.204.374 dengan total kematian 612.203.

Mengikuti di bawahnya, India dan Brasil memiliki kasus paling banyak setelahnya.

Di benua Eropa, Prancis, Rusia dan Inggris memiliki kasus COVID-19 paling banyak.

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya