Mark Sungkar Ungkap Sempat Tak Bisa Tidur di Tahanan karena Memikirkan Hal Ini

Mark Sungkar mengenang masa sulit saat dipenjara.

oleh Zulfa Ayu Sundari diperbarui 16 Mei 2021, 16:31 WIB
Mark Sungkar bersiap menjalani kasus korupsi di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat

Liputan6.com, Jakarta - Saat ini Mark Sungkar sedang menjadi tahanan kota setelah permohonan penangguhan penahanannya ditangguhkan. Ayahanda Zaskia Sungkar ini tentunya sangat bersyukur.

Dalam sebuah kesempatan, mantan suami Fanny Bauty ini bercerita pengalaman pahit saat tinggal di balik jeruji besi. Mark Sungkar sempat mengalami susah tidur.

"Satu minggu di tahanan terus terang saya nggak bisa tidur karena mau membalas dendam, marah dan sebagainya," kata Mark Sungkar dikutip dari YouTube KH Infotainment, Minggu (16/5/2021).

2 dari 4 halaman

Mendoakan

Mark Sungkar bersiap menjalani kasus korupsi di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat

Namun kekesalan itu tak berangsur lama. Ia tersadar bahwa perasaan itu tidak baik. Agar hatinya tenang, pria paruh baya ini justru mendoakan pihak-pihak yang dianggap menyakitinya.

"Tapi alhamdulillah Allah ingatkan saya dalam tahajud. Alhadulillah dari situ saya memaafkan semua yang memfitnah, zalim dan lainnya, bahkan saya doakan semoga dibukakan hatinya," tuturnya.

3 dari 4 halaman

Berterima Kasih

Mark Sungkar (Foto: YouTube)

Terakhir, Mark Sungkar berterima kasih kepada semua pihak yang selalu mendoakan, serta orang-orang yang tetap berpikir psitif tentang dirinya di tengah proses hukum yang masih bergulir.

"Alhamdulillah terima kasih atas doa dari pejabat tinggi yang membela, sampai doa para tetangga, pembantu rumah tangga saya, netizen yang mendoakan MasyaAllah Alhamdulillah," ucapnya.

4 dari 4 halaman

Kasus

Mark Sugkar terjerat kasus dugaan korupsi kegiatan Triatlon dana Pelatnas Asian Games 2018. Ia didakwa melanggar Pasal 2 Ayat (1) Jo Pasal 18 Ayat (1) huruf B Undang Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi subsider Pasal 3 Jo Pasal 18 Ayat (1) huruf B dan Pasal 9 Jo Pasal 18 Ayat (1) huruf B Undang Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya